kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Asuransi Digital Bersama (YOII) Siap Rights Issue, Terbitkan 684,9 Juta Saham Baru


Kamis, 22 Januari 2026 / 17:58 WIB
Asuransi Digital Bersama (YOII) Siap Rights Issue, Terbitkan 684,9 Juta Saham Baru
ILUSTRASI. RUPST PT Asuransi Digital Bersama Tbk (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) mengajukan rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue tahap I pada 2026.

Dalam rencana ini, YOII akan menerbitkan maksimal 684.937.500 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Saham tersebut akan diterbitkan dari saham portepel dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Direktur Keuangan YOII, Randy Tandra menjelaskan, pelaksanaan PMHMETD I bergantung pada kebutuhan pendanaan perusahaan serta harga pelaksanaan yang akan ditetapkan kemudian. 

Baca Juga: Asuransi Digital Bersama (YOII) Nilai Tren Perpanjangan Polis Masih Positif

Jika terdapat perubahan jumlah maksimal saham yang diterbitkan, perseroan akan mengumumkannya bersamaan dengan pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

"Dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan seluruhnya untuk modal kerja perseroan," tulisnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/1/2026).

Adapun penambahan modal ini diharapkan dapat memperbaiki struktur permodalan serta memberikan ruang pendanaan yang lebih memadai bagi keberlangsungan usaha.

Baca Juga: Asuransi Digital Bersama (YOII) Cermati Wacana OJK Terkait Asuransi Wajib Bencana

Selain memperkuat permodalan, PMHMETD I juga ditujukan untuk memenuhi ketentuan ekuitas minimum sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 23 Tahun 2023.

"Bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD, potensi dilusi kepemilikan dapat mencapai maksimal 16,67%," jelasnya.

Seiring rencana tersebut, YOII akan meminta persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026. Agenda rapat mencakup persetujuan atas pelaksanaan PMHMETD I serta perubahan Anggaran Dasar seiring dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor.

Baca Juga: Asuransi Digital Bersama (YOII) Perkuat Profitabilitas di Tengah Pertumbuhan Agresif

Selanjutnya: Sinarmas Land Optimistis Realisasu Marketing Sales Tahun 2025 Capai 90% dari Target

Menarik Dibaca: 5 Teh Alami yang Ampuh Turunkan Kolesterol Tinggi Anda, Mau Coba?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×