kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Asuransi Umum Raih Kinerja Positif Terkait Asuransi Rekayasa pada Kuartal I-2024


Rabu, 29 Mei 2024 / 13:37 WIB
 Asuransi Umum Raih Kinerja Positif Terkait Asuransi Rekayasa pada Kuartal I-2024
ILUSTRASI. Petugas kebersihan membersihkan logo perusahaan asuransi jiwa di kantor pusat Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI Jakarta, Rabu (11/10). Otoritas Jasa Keuangan mencatat premi asuransi jiwa per Agustus 2023 tercatat senilai Rp 118,30 triliun atau turun 6,58% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/10/2023.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

Berdasarkan hal tersebut, Linggawati menerangkan Great Eastern General Insurance Indonesia menargetkan pertumbuhan pendapatan premi sekitar 20% pada tahun ini, jika dibandingkan pencapaian tahun lalu.

Kinerja positif sejumlah perusahaan asuransi umum terkait asuransi rekayasa pada kuartal I-2024 sejalan dengan proyeksi Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Anggota & Lembaga Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Heddy Agus Pritasa pada akhir tahun lalu.

Heddy mengatakan pada tahun ini akan menjadi momentum bagi industri yang memiliki asuransi rekayasa untuk bertumbuh. Sebab, ada percepatan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara

Baca Juga: Pendapatan Premi Asuransi Perjalanan Mega Insurance Rp 1,5 Miliar per April 2024

“Jadi, kami melihat lini asuransi engineering atau rekayasa akan tumbuh," ucap Heddy akhir tahun lalu pada konferensi pers AAUI.

Sebagai informasi, AAUI mencatat pendapatan premi asuransi rekayasa atau engineering pada 2023 sebesar Rp 5,23 triliun. Nilai itu meningkat signifikan 63,4% dari 2022 yang sebesar Rp 2,03 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×