kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Awal Januari 2020, dana perbankan di SBN mencapai Rp 738,43 triliun


Kamis, 09 Januari 2020 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Petugas memeriksa tumpukan uang kertas pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Herlina Kartika Dewi

Lebih lanjut, surat berharga Bank Jatim saat ini menurutnya masih relatif stabil dengan outstanding di kisaran Rp 9 triliun. Paling tidak di pekan pertama 2020 ini. 
Angka tersebut memang sengaja dijaga oleh Bank Jatim untuk memenuhi kewajiban pembentukan penyangga likuiditas makroprudensial (PLM) dan cadangan likuiditas lainnya yang bersifat jangka panjang.

"Pemeliharaan likuiditas bank sampai dengan akhir tahun tetap akan difokuskan pada peningkatan sumber dana yang bersifat stabil," lanjutnya. 

Memang, Bank Jatim tahun ini menyebut akan lebih fokus mendorong pertumbuhan dana murah alias current acount and saving account (CASA) untuk menjaga likuiditas. Di luar itu, perseroan tetap menjaga aset-aset likuid seperti kepemilikan SBN sebagai cadangan likuiditas.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Hari Purnomo menjelaskan pihaknya sejauh ini memang telah menempatkan dana di surat berharga sebanyak Rp 301,1 triliun. Angka tersebut setara 23% dari total aset BRI pada akhir kuartal III 2019 lalu yang mencapai Rp 1.305,7 triliun.

Baca Juga: Likuiditas membaik, transaksi PUAB sepi di penghujung tahun 2019

BRI menyebut, khusus untuk meningkatkan likuiditas pihaknya memilih untuk tetap fokus meningkatkan dana murah. 

"Salah satunya dengan optimalisasi peran agen BRILink, Produk Teman Simpedes, pengembangan ekosistem dan produk digital payment BRI," terang Hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×