kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Banjir Manado bakal dongkrak angka klaim tahun ini


Jumat, 17 Januari 2014 / 18:41 WIB
ILUSTRASI. Pemandangan malam hari kota Kiev, Ukraina.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Banjir bandang yang terjadi di Manado diprediksi bakal mendongkrak angka klaim banjir industri di tahun ini. Ujung-ujungnya, total klaim banjir akan terkerek naik dibandingkan posisi tahun lalu yang berkisar Rp 800 miliar.

Soalnya menurut Kornelius Simanjuntak, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia menuturkan, banjir yang terjadi di Manado nyaris rata terjadi di seluruh wilayah. Bahkan, Manado juga menjadi salah satu kontributor premi yang cukup tinggi terhadap total pendapatan premi industri.

Makanya, Kornelius melanjutkan, kekhawatiran ini tidak mengada-ngada kalau mengingat banyaknya laporan yang datang dari anggota asosiasi. “Apalagi prediksinya hujan masih akan berlangsung hingga Februari dan puncaknya belum terjadi,” ujarnya ditemui KONTAN, Jumat (17/1).

Perluasan daerah yang terkena banjir di luar Jakarta ini, sambung dia, sedikit banyak akan berdampak pada klaim banjir secara nasional. Meskipun, dia mengakui, titik banjir di Jakarta saat ini sendiri belum terlalu mengkhawatirkan.

“Banjir Jakarta sejauh ini masih dalam batas yang kami perkirakan, tetapi yang mengkhawatirkan banjir yang meluas hingga kota-kota besar lainnya, seperti Manado. Ini harus hati-hati,” tutur dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×