kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Banjir menerjang, rapat pun batal


Selasa, 22 Januari 2013 / 11:43 WIB
Banjir menerjang, rapat pun batal
ILUSTRASI. Promo Richeese Factory "Bigger Better" harga Rp 28.182 bisa dapat minuman ukuran 1 Liter (Dok/Instagram @Richeese_factory)


Sumber: Tabloid KONTAN | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. Banjir besar yang melanda wilayah Jakarta dan kota-kota sekitarnya, 17 Januari lalu, menghiasi headline media. Banjir tahun ini mengingatkan warga Ibukota pada banjir bandang lima tahun silam.

Limpahan air hujan bahkan menggenangi Istana Presiden. Nyaris seluruh warga Jabodetabek tidak bisa beraktivitas normal akibat bencana ini. Tak terkecuali, Jimmy Nyo, Presiden Direktur BNI Securities. “Seharusnya, hari ini (17/1), saya ke Makassar, ada business meeting BNI Group. Tapi, ya, batal karena saya enggak bisa keluar rumah,” kisahnya kepada KONTAN, Kamis (17/1) lalu.

Rumah Jimmy yang berada di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara, sudah terkepung banjir dari segala penjuru. Tinggi genangan air di kawasan tersebut nyaris mencapai satu meter atau paha orang dewasa. “Tapi banjir enggak sampai masuk rumah,” imbuh dia.

Alhasil, hari itu Jimmy terpaksa tidak mengantor kendati BNI Securities tidak resmi libur. Lagi pula, kantor BNI Securities di bilangan Sudirman juga terkepung banjir. Bundaran HI bak sungai berwarna cokelat!

Rupanya, ini adalah ketiga kalinya Jimmy merasakan runyamnya musibah banjir besar Jakarta. “Tahun 2002 dan 2007 juga kena banjir begini. Tahun 2007 yang parah, saya enggak bisa ke mana-mana, lima hari,” cerita Jimmy.

Dibanding dengan tahun ini, banjir bandang 2007, menurut Jimmy, lebih parah karena curah hujan tak berhenti sekitar dua hari. “Semoga tahun ini enggak parah,” harapnya.

Yah, anggap saja dipaksa agar “cuti bersama” di rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×