kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Bank Antisipasi Penurunan Status Kredit Restrukturisasi Covid-19 Jadi NPL


Rabu, 30 Maret 2022 / 20:22 WIB
Bank Antisipasi Penurunan Status Kredit Restrukturisasi Covid-19 Jadi NPL
ILUSTRASI. Nasabah melalukan transaksi keuangan di kantor cabang BNI Tangerang Selatan, Rabu (9/2). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/09/02/2022.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Dari angka akhir 2021 tersebut, sebanyak 2,3% sudah berstatus NPL dan 8,7% dalam kategori special mention. Direktur Manajemen Risiko BNI David Pirzada sebelumnya mengatakan, pihaknya akan menekat NPL tahun ini di bahwa 3% dengan dengan memperkuat manajemen risiko. 

Selain itu, BNI juga akan terus melakukan pencadangan. Pada akhir tahun, coverage ratio NPL BNI telah mencapai 233,38%.

Menurut Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan, dengan kondisi kenaikan harga minyak dan adanya ancaman inflasi saat ini maka sektor-sektor terdampak dari kondisi tersebut berpotensi mengalami kenaikan NPL.

"Saat ini tugas berat pemerintah adalah bagaimana mengendalikan inflasi di tengah kondisi pandemi ini," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×