kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.918   7,00   0,04%
  • IDX 6.422   87,17   1,38%
  • KOMPAS100 848   12,91   1,55%
  • LQ45 640   6,97   1,10%
  • ISSI 221   3,60   1,65%
  • IDX30 359   2,72   0,76%
  • IDXHIDIV20 443   1,53   0,35%
  • IDX80 97   1,38   1,44%
  • IDXV30 120   1,11   0,93%
  • IDXQ30 115   0,56   0,49%

Bank BUMN bakal perkuat modal anak usaha


Rabu, 19 Februari 2020 / 20:01 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung uang di salah satu bank di Jakarta.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah bank BUMN tengah berupaya memperkuat permodalan anak usahanya agar bisa leluasa melakukan ekspansi guna mengejar pertumbuhan bisnis.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) misalnya berencana memperkuat modal Bank Mandiri Syariah (BSM) lewat penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) tahun ini.

Royke Tumilaar, Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan, pelaksanaan IPO BSM tersebut akan tergantung pada kondisi pasar saham. Oleh karena itu, dirinya belum bisa menetapkan targetkan timing pelaksanaan aksi korporasi tersebut. 

Baca Juga: Bank jumbo tak berminat konsolidasi

"Kita menunggu timing yang tepat saja. Lalu persiapan internal juga sudah mulai dilakukan. Setelah laporan keuangan selesai, nanti akan mulai ada penunjukan underwriter dan kuasa hukum," katanya di Jakarta, Rabu (19/2).

Meski ditargetkan digelar tahun ini, Royke tidak menyebutkan berapa saham BSM yang akan dilepas dan target dana yang akan dibidik dari aksi korporasi tersebut.

Sementara untuk anak usaha lainnya, Bank Mandiri belum punya rencana untuk melakukan injeksi modal. Sebab menurut Royke, semuanya masih memiliki modal yang cukup untuk mengejar pertumbuhan bisnis tahun ini.

Di samping itu, Bank Mandiri juga punya rencana melakukan ekspansi anorganik dengan mencoba melihat peluang di negara-negara lain. Bank ini memang ingin mengoptimalkan kelebihan capital yang dimilikinya.

Sebelumnya, Bank Mandiri mengungkapkan tengah melihat peluang untuk ekspansi dengan mengakuisisi bank di Korea dan Filipina. 




TERBARU

[X]
×