kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45901,40   8,81   0.99%
  • EMAS1.332.000 0,60%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bank daerah siap menadah dana pemerintah


Rabu, 08 Juli 2020 / 15:42 WIB
Bank daerah siap menadah dana pemerintah
ILUSTRASI. Bank Sumsel Babel atau Bank SumselBabel, bank pembangunan daerah di sumatera selatan dan bangka belitung. Foto Dok Sriwijaya Post (grup Tribun)


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lanjutan aksi penempatan dana pemerintah dalam rangka program pemulihan ekonomi dinanti bank daerah. Sayang, bank daerah yang berpotensi menerima penempatan dana terbatas.

Direktur Pemasaran PT Bank Pembangunan Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Antonius Argo Prawiro misalnya mengaku perseroan tengah menyiapkan permohonan menjadi bank mitra yang akan menerima penempatan dana.

“Kami sedang mengajukan permohonan, karena perseroan memenuhi syarat sesuai PMK 70/2020,” katanya kepada KONTAN.

Baca Juga: Usai bank BUMN, kini pemerintah siap tempatkan dana di bank daerah

Mengacu PMK 70/2020 tentang Penempatan Uang Negara pada Bank Umum dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, syarat menjadi bank mitra adalah: memiliki izin bank umum.

Yang masih berlaku; memiliki kegiatan usaha di Indonesia, serta mayoritas dimiliki lokal; memiliki tingkat kesehatan minimal komposit tiga yang diverifikasi OJK; dan melakukan kegiatan mendukung PEN.

Sementara mekanismenya, calon bank mitra memang mesti mengajukan diri kepada Kemkeu. Pengecualian berlaku bagi bank yang langsung ditunjuku oleh Kemkeu.

Meskipun berencana mengajukan diri, Antonius menjelaskan pihaknya belum bisa menaksir berapa nilai penempatan dana yang diajukan. Sebab perseroan masih perlu menghitung kebutuhannya.

“Jumat besok baru akan ada pembahsan dengan OJK Sumsel Babel. Sementara soal nilai pengajuan masih kami siapkan, karena di PMK 70 baru dibahas soal transaksi over the counter dari transaksi tresuri. Sehingga kami elum bisa secara valid menentukan kebutuhan,” jelas Antonius.

Baca Juga: Gandeng Bank Mandiri, fitur Kirim Uang Bukalapak catat kenaikan transaksi 30%

Sebagai catatan, penempatan dana pemerintah ini tak gratis, dalam arti bank mesti langsung menyalurkan dana yang ditempatkan untuk ekspansi kreditnya. Niatnya untuk mengembalikan kegiatan ekonomi seperti prapandemi.

Berkaca dari penempatan dana di empat bank Himbara senilai Rp 30 triliun, pemerintah menargetkan dana tersebut bisa terakumulasi lebih dari Rp 90 triliun sebagai penyaluran kredit. Adapun secara total, Himbara menargetkan dari dana tersebut bisa disalurkan kredit senilai Rp 188,55 triliun.

Adpaun Corparte Secretary PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara Syahdan Siregar menjelaskan pihaknya juga sangat berminat terkait rencana tersebut. Sayang, Syahdan bilang rencana penempatan dana baru akan dilakukan kepada bank daerah di kelas bank umum kegiatan usaha (BUKU) 3.

“Rencananya baru BPD di BUKU 3, selain yang sudah ditempatkan di Himbara. Kami sangat berharap bisa menjadi salah satu bank yang menerima penempatan dana, karena banyak manfaatnya terutama untuk membantu ekspnasi kredit buat menopang pemulihan ekonomi saat pandemi,” jelasnya kepada KONTAN.

Baca Juga: BI catat penjualan eceran kembali turun pada Mei 2020

Adapaun Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemkeu Rahayu Puspasari bilang saat ini pemerintah belum menentukan bank daerah mana yang akan menjadi penampung dana pemerintah.

Perempuan yang karib disapa Puspa ini juga memastikan, dana yang akan ditempatkan merupakan dana di luar yang telah ditempatkan ke Himbara alias bukan melalui skema chanelling.

“Dananya baru, di luar yang sudah ditempatkan di Himbara. Namun saat ini masih dibahas secara internal di Kemkeu. Belum ada bank daerah yang ditentukan” katanya kepada KONTAN, Rabu (8/7).

Sementara Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta Zainuddin Mappa mengaku perseroan juga belum ada diskusi terkait dengan pemerintah. Lagipula, ia mengaku saat ini likudiitas perseroan masih cukup bagus buat bekal ekspansi kreditnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×