kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Bank DKI buka peluang merger dengan BPD


Selasa, 22 Juli 2014 / 12:45 WIB
Bank DKI buka peluang merger dengan BPD
Promo Pizza Hut romantis di bulan Februari tahun 2023 untuk pizza heart dan rose pizza dengan harga yang lebih murah.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Pembangunan Daerah DKI (Bank DKI) membuka peluang untuk merger dengan BPD lainnya. Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono mengungkapkan bahwa, opsi ini terbuka lebar dengan mekanisme voluntary merger atau merger sukarela, bersama BPD lain yang memiliki hubungan bisnis dengan provinsi DKI Jakarta.

Menurut Eko, pilihan bisnis ini masih dipertimbangkan untuk keberlangsungan jangka panjang perusahaan. Merger belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Ia bilang, masih terdapat sekitar 10 BPD dengan modal inti di bawah Rp 1 triliun.

Dus, BPD dengan kondisi tersebut, menjadi pertimbangan dan perhatian bagi Bank DKI untuk melakukan merger. "Modal inti kami sudah Rp 3 triliun. Kalau BPD lain belum sampai modal segitu, bisa kami akuisisi untuk memperkuat aset dan jaringan kami," ujar Eko di Jakarta, Senin (21/7).

Lebih lanjut Eko menambahkan bahwa Asosiasi Bank Daerah (Asbanda) sudah membicarakan potensi merger. Total aset BPD di seluruh Indonesia, mencapai Rp 443 triliun. Menurutnya, pertimbangan itu menjadi hal yang menarik ketika salah satu diantara BPD melakukan merger.

"Ini juga menjadi perhatian kami, bahwa kami berniat melakukan merger. Asbanda pun memberikan dukungan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×