kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.710   66,66   1,18%
  • KOMPAS100 737   9,37   1,29%
  • LQ45 559   6,28   1,14%
  • ISSI 199   2,38   1,21%
  • IDX30 317   2,80   0,89%
  • IDXHIDIV20 390   0,80   0,21%
  • IDX80 84   1,03   1,25%
  • IDXV30 107   -0,11   -0,11%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Bank genjot penerapan chip kartu debit


Selasa, 20 Juni 2017 / 17:59 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Sejumlah bank akan meningkatkan penerapan penggunaan chip pada kartu debit. Diharapkan bank bisa memenuhi aturan Bank Indonesia, yaitu sebanyak 30% kartu debit harus memakai standar chip pada 2019.

Rico Usthavia Frans, Direktur Teknologi dan Digital PT Bank Mandiri Tbk mengatakan, saat ini, Mandiri sudah menyelesaikan infrastruktur peladen (host). “Untuk kartu (yang menggunakan chip) kami akan selesaikan bertahap,” ujar Rico, Selasa (20/6).

Randi Anto, Direktur PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyebut, saat ini, jumlah kartu debit yang menggunakan chip baru sekitar 1% dari keseluruhan. “Namun kami usahakan sampai akhir 2017, akan mencapai 10% dari total kartu debit,” katanya, Selasa (20/6).

Bank Indonesia (BI) mengatakan progres implementasi standar nasional teknologi chip di perbankan sudah berjalan cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan perkembangan infrastruktur peladen (host) dan sistem belakang (back end) terkait implementasi chip.

Eni V. Panggabean, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI mengatakan, saat ini hampir semua bank sudah menyelesaian infrastruktur seperti peladen dan sistem belakang.

“Selain itu implementasi PIN 6 digit juga saat ini terus bergulir,” ujar Eni kepada KONTAN, Selasa (20/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×