kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.575   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Kesawan berencana bentuk unit bisnis syariah


Jumat, 24 Juni 2011 / 18:25 WIB
Coffee Prince, drakor populer yang menjadi salah satu drama Korea terbaik Gong Yoo.


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. PT Bank Kesawan Tbk (BKSW) berencana membentuk unit usaha bank syariah. Namun, rencana ini bersifat jangka panjang atau tak akan dilakukan dalam waktu dekat. Manajemen bank menangkis berita yang selama ini beredar yaitu akan melakukan konversi dari bank konvensional menjadi bank syariah. Kabar beredar lantaran pemegang saham mayoritas Kesawan adalah investor asal Timur Tengah yang terkenal ketat menggenggam prinsip syariah.

Direktur Utama Bank Kesawan, Gatot Siswoyo, mengungkapkan, pemilik saham dominan bank dengan kode saham BKSW yakni Qatar National Bank S.A.Q (QNB) sudah melakukan komunikasi dengan Bank Indonesia (BI) soal rencana pembuatan usaha bank syariah.

"Ke depan kita akan buka bank syariah, namun itu masih dalam pembicaraan dan belum tahu kapan waktunya," kata Gatot, Jumat (24/6).

Gatot mengungkapkan, potensi pasar bank syariah di Indonesia sangat besar karena mayoritas penduduk di tanah air beragama Islam. Oleh sebab itu, rencana membuat bank syariah ini dianggap perlu untuk tetap membuat perseroan bisa tumbuh di luar bisnis bank konvensional.

Informasi saja, QNB resmi mengakuisisi 69,59% atau setara 2,479 miliar saham bank Kesawan. Akusisi saham ini merupakan hasil pemenuhan kewajiban QNB sebagai pembeli siaga dalam right issue (penawaran HMETD) Kesawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×