kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Mandiri Tambah Fasilitas Kredit untuk Perusahaan Gas, CGAS Demi Ekspansi CNG


Senin, 04 Mei 2026 / 16:19 WIB
Bank Mandiri Tambah Fasilitas Kredit untuk Perusahaan Gas, CGAS Demi Ekspansi CNG
ILUSTRASI. Nasabah menabung di Bank Mandiri, Jakarta, (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyiapkan tambahan fasilitas pembiayaan bagi PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS). 

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/5/2026), CGAS telah menerima surat penawaran pemberian kredit dari Bank Mandiri tertanggal 17 April 2026. 

Fasilitas yang ditawarkan meliputi tambahan standby letter of credit (SBLC) sebesar US$ 3,16 juta, Kredit Investasi 3 senilai Rp 17,5 miliar, dan kredit investasi 4 sebesar Rp 10 miliar. 

Baca Juga: Prudential Indonesia Sebut Minat Produk Unitlink Mulai Membaik

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional, modal kerja, serta belanja modal mesin dan peralatan. 

Sebagai bagian dari transaksi, CGAS bersama sejumlah pihak terafiliasi akan menjaminkan aset kepada Bank Mandiri. Pihak terafiliasi yang terlibat antara lain PT Petro Asia Energy, PT Dharma Mulia Jaya, PT Cipta Rizqi Energi, dan PT Cipta Nyata Gemilang. Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi sekaligus transaksi material. 

Nilai rencana transaksi tercatat sebesar Rp 80,85 miliar. Angka tersebut setara 28,93% dari ekuitas CGAS per 31 Desember 2025 yang mencapai Rp 279,51 miliar. Dengan demikian, transaksi tersebut masuk kategori material sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. 

Dalam laporan pendapat kewajaran, KJPP Herman Meirizki dan Rekan menilai fasilitas pembiayaan dari Bank Mandiri masih berada dalam kisaran pasar. 

Suku bunga kredit investasi berada pada level 8,90%, sementara hasil pembanding menunjukkan kisaran bunga pasar 7,11% hingga 9%. Untuk fasilitas SBLC, bunga tercatat 1% per tahun, juga dinilai masih kompetitif dibanding kisaran pasar 1,25% sampai 2% per tahun. 

Tambahan pembiayaan tersebut juga dinilai berpotensi meningkatkan kapasitas operasional dan mendukung ekspansi usaha CGAS di bisnis distribusi gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG). Namun begitu, transaksi ini juga berpotensi meningkatkan kewajiban dan beban bunga perseroan. 

Baca Juga: Bunga BI Tertahan, Budi Gadai Jaga Stabilitas Biaya Dana

Berdasarkan analisis atas aspek transaksi, manfaat ekonomi, struktur pembiayaan, hingga kelayakan proyek, penilai menyimpulkan rencana penjaminan aset dan pemberian fasilitas pembiayaan dari Bank Mandiri kepada CGAS tergolong wajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×