kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Mega menargetkan transaksi prepaid naik 50%


Kamis, 30 Mei 2013 / 14:25 WIB
ILUSTRASI. Poster film Spider-Man: No Way Home dibintangi Tom Holland menampilkan banyak villain di multiverse.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Di era cashless society ini, PT Bank Mega Tbk (MEGA) tak mau ketinggalan untuk berperan aktif. Tahun ini, bank milik CT Corp itu menargetkan pengguna kartu prepaid meningkat 30%-50%.

"Kami ingin e-money terus tumbuh," semangat Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib, Kamis, (30/5).

Saat ini saja, jumlah kartu prepaid Bank Mega yang beredar sudah mencapai 2 juta unit. Namun, Kostaman mengaku tak ingat berapa nilai transaksinya.

Apalagi, kartu prepaid Mega baru banyak digunakan di Trans Studio Bandung dan Makassar. Selain itu, penggunaannya di merchant grup CT Corps lain memang tak terlalu terbesar.

Untuk sektor transportasi, Kostaman bilang bahwa prepaid Bank Mega sudah berjalan untuk pembayaran transaksi pada jalan bebas hambatan atau tol di Surabaya. Ke depannya, ia berharap ini dapat digunakan untuk pembelian tiket kereta api, hingga busway.

"Ini untuk transaksi yang jumlahnya kecil, tapi memerlukan kecepatan," sebut Kostaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×