kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.776   42,00   0,25%
  • IDX 8.232   -88,35   -1,06%
  • KOMPAS100 1.139   -9,43   -0,82%
  • LQ45 813   0,48   0,06%
  • ISSI 296   -9,48   -3,11%
  • IDX30 422   3,70   0,88%
  • IDXHIDIV20 501   7,26   1,47%
  • IDX80 126   -0,89   -0,70%
  • IDXV30 136   -1,76   -1,27%
  • IDXQ30 136   1,46   1,09%

Bank OCBC NISP Bukukan Laba Rp 5,1 Triliun di 2025, Tumbuh 4%


Kamis, 29 Januari 2026 / 18:56 WIB
Bank OCBC NISP Bukukan Laba Rp 5,1 Triliun di 2025, Tumbuh 4%
ILUSTRASI. OCBC NISP (Dok/OCBC NISP)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang tetap solid sepanjang tahun buku 2025. OCBC NISP mencatat laba bersih setelah pajak sebesar Rp 5,1 triliun, tumbuh 4% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini terutama didukung kenaikan pendapatan operasional sebesar 10% menjadi Rp 13,1 triliun. 

Dari sisi pembiayaan, penyaluran kredit  OCBC NISP tumbuh 2% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 173,4 triliun dengan kualitas kredit yang tetap terjaga baik. Tercermin dari rasio NPL Gross terkendali di level 1,9%. Rasio pencadangan NPL yang memadai sebesar 226,0%. 

Sementara itu, kondisi likuiditas OCBC NISP juga tetap berada pada posisi yang baik, tercermin dari Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 240,9%.

Baca Juga: Menilik Efek Pengembalian Dana SAL Himbara, Akankah Ganggu Likuiditas?

Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat sebesar 18% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 243,5 triliun, terutama ditopang oleh pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) sebesar 24% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 141,1 triliun.

Peningkatan tersebut mendorong rasio CASA naik menjadi 58,0% dibandingkan 55,3% pada tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja menyampaikan pihaknya tetap fokus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan yang berkelanjutan dan pengelolaan risiko yang prudent.

“Sepanjang tahun 2025, Bank tetap mampu menjaga kinerja yang solid di tengah dinamika makroekonomi. Penguatan dana pihak ketiga dan kualitas aset yang terjaga menjadi fondasi utama dalam memperkuat keberlanjutan kinerja Bank ke depan,” ujar Parwati dalam siaran pers, Kamis (29/1/2026).

Dari sisi permodalan, tingkat kecukupan modal Bank (CAR) juga meningkat menjadi 24,5% dari 23,6% pada tahun sebelumnya, memberikan ruang yang memadai untuk mendukung pertumbuhan usaha ke depan.

Dalam aspek akselerasi transformasi digital, OCBC NISP terus mencatatkan perkembangan yang positif. Sepanjang tahun 2025, total volume transaksi digital tumbuh sebesar 46% secara tahunan.

Hal ini didukung pertumbuhan jumlah pengguna aktif internet banking dan OCBC Mobile Banking mencapai 13% secara tahunan. Serta pertumbuhan pengguna aktif OCBC Business Mobile untuk nasabah korporasi sebesar 19% secara tahunan, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp1.500 triliun selama tahun 2025. 

"Penguatan kapabilitas digital ini sejalan dengan upaya Bank untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, memperluas jangkauan layanan perbankan, serta mendorong digitalisasi dan efisiensi operasional secara berkelanjutan," imbuhnya.

Baca Juga: CIMB Niaga Syariah Targetkan Beroperasi Sebagai Entitas Mandiri Akhir Semester I-2026

Selanjutnya: Setelah Izin Tambang Ormas Keagamaan, Pro-Kontra Mengemuka di Internal

Menarik Dibaca: 5 Pantangan saat Menghadapi Anak Tantrum, Ini Solusi agar Si Kecil Kembali Tenang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×