kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.801   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.105   72,89   0,91%
  • KOMPAS100 1.143   11,16   0,99%
  • LQ45 825   4,42   0,54%
  • ISSI 288   4,28   1,51%
  • IDX30 429   2,55   0,60%
  • IDXHIDIV20 515   2,15   0,42%
  • IDX80 128   1,07   0,85%
  • IDXV30 140   0,97   0,70%
  • IDXQ30 139   0,59   0,43%

OCBC Targetkan Kredit Tumbuh Double Digit di Tahun 2026


Kamis, 11 Desember 2025 / 12:52 WIB
OCBC Targetkan Kredit Tumbuh Double Digit di Tahun 2026
ILUSTRASI. Hingga Oktober 2025, Bank OCBC Indonesia mencatatkan kredit sebesar Rp 158,09 triliun, tumbuh 0,80% secara tahunan


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek penyaluran kredit perbankan diperkirakan akan lebih positif pada tahun depan. Bank Indonesia (BI) menetapkan target pertumbuhan kredit industri di kisaran 8%–12% pada 2026, lebih tinggi dibandingkan rentang 8%–11% pada 2025. 

Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) Hartati menyambut positif proyeksi tersebut. Ia mengatakan percepatan penyaluran kredit sangat bergantung pada perbaikan ekonomi domestik maupun global. 

“Kami berharap kondisi perekonomian mengalami pemulihan sehingga dapat mengakselerasi permintaan kredit. Bank juga berupaya mendorong pertumbuhan kredit dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (5/12/2025). 

Baca Juga: Transaksi Digital Allo Bank Tumbuh 3 Kali Lipat, Begini Strateginya

Sejalan dengan arah kebijakan BI, OCBC menargetkan kinerja kredit yang lebih agresif tahun depan. Bank memasang proyeksi pertumbuhan low double digit pada 2026.

Menurut Hartati, perseroan akan mendorong penyaluran kredit di setiap segmen usaha sebagai bagian dari strategi diversifikasi. 

“Kami menargetkan pertumbuhan kredit pada seluruh segmen, sambil terus mencermati kondisi terkini dan menjaga prinsip kehati-hatian,” jelasnya.

Adapun hingga Oktober 2025, OCBC mencatatkan kredit sebesar Rp 158,09 triliun, tumbuh 0,80% YoY. Dengan capaian yang masih terbatas tersebut, target pertumbuhan double digit pada 2026 menjadi langkah percepatan yang cukup signifikan.

Untuk mencapai target itu, OCBC menilai peluang pertumbuhan tetap terbuka, terutama jika stabilitas ekonomi terjaga dan permintaan dari sektor konsumsi maupun korporasi kembali menguat.

Namun demikian, perseroan tetap mewaspadai tantangan eksternal dan volatilitas global yang dapat memengaruhi permintaan kredit.

Selanjutnya: Permintaan Pita Cukai Melonjak, Bea Cukai Optimistis Target Penerimaan 2026 Tercapai

Menarik Dibaca: Tembus 6 Juta Penonton, Agak Laen: Menyala Pantiku! Masuk 7 Besar Film Terlaris

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×