Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Sahabat Sampoerna berusaha memacu bisnisnya di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Direktur Bank Sampoerna Hendra Rahardja mengatakan, konsistensi banknya mendukung segmen UMKM tercermin dari porsinya dalam portofolio kredit bank.
Hingga kuartal I-2026, Hendra menyebut kredit UMKM mendominasi 59% dari total portofolio kredit Bank Sampoerna.
Baca Juga: Pengamat: Pembiayaan Fintech Lending akan Makin Meningkat di Tengah Tekanan Daya Beli
Adapun Hendra bilang, porsi kredit UMKM ini meningkat jika dibandingkan Desember 2025 yang sebesar 57% dari keseluruhan kredit.
"Fokus Bank Sampoerna tidak pernah berubah. Kami berkomitmen penuh untuk menjadi mitra pertumbuhan bagi pelaku UMKM," kata Hendra kepada Kontan, Senin (25/5/2026).
Jika dilihat dari laporan keuangannya per April 2026, kredit Bank Sampoerna tercatat sebesar Rp 10,77 triliun. Realisasi ini terhitung menyusut 8,42% dibandingkan April 2025.
Hendra memastikan Bank Sampoerna akan terus memacu pertumbuhan kredit UMKM. Untuk itu, Bank Sampoerna telah menyiapkan sejumlah strategi.
Strategi tersebut di antaranya mempercepat transformasi digital, memperkuat kolaborasi dengan mitra fintech dan perusahaan digital lainnya, serta memperluas jaringan fisik untuk menggaet nasabah baru.
Bank Sampoerna juga masih memiliki layanan agen untuk menjangkau kelompok masyarakat unbanked atau yang belum mengenal perbankan. "Kami menargetkan porsi penyaluran pinjaman ke UMKM tahun ini tetap stabil," kata Hendra kepada Kontan, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: BI Rate Naik, BCA Pastikan Bunga Kredit Kedaraan Bermotor Tidak Otomatis Meningkat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













