kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Bank Victoria kurang produk deposito


Jumat, 26 Juni 2015 / 15:03 WIB
Bank Victoria kurang produk deposito


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Roy Franedya

JAKARTA. Meski ditinggal dua petingginya, Bank Victoria International masih optimis dengan rencana bisnis tahun ini. Terutama soal target pencapaian laba.

"Terutama karena kami perbaiki struktur biaya Dana Pihak Ketiga (DPK)," tutur Ramon Marlon Runtu, Direktur Bisnis Bank Victoria, Jumat (26/6). Tahun ini, bank dengan sandi saham BVIC membidik laba Rp 170 miliar atau naik 60,83% dari laba di akhir 2014 Rp 105,7 miliar.

Ramon bilang, hingga saat ini target pencapaian laba masih sesuai target. Bank Victoria tinggal menata pertumbuhan kredit dengan memperbaiki loan to deposit ratio (LDR) yang hingga saat ini masih terbilang rendah pada level 70%.Bank Victoria akan mengupayakan untuk sedikit meningkatkan LDR ke posisi 75%-80%. "Jadi, tidak perlu lagi pendanaan di luar DPK. Yang penting sekarang adalah penyaluran kredit kami," ucapnya.

Andrew Haswin, Direktur Treasury Bank Victoria merinci, tahun ini Bank Victoria membidik DPK Rp 16,25 triliun. Adapun aset dan kredit masing-masing Rp 21,8 triliun dan Rp 12,75 triliun. Target ini naik tipis dari pencapain tahun 2014. "Kami lebih fokus memperbaiki biaya dana dengan mulai rajin membuang produk deposito," tutur Andrew.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×