kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bank Victoria kurang produk deposito


Jumat, 26 Juni 2015 / 15:03 WIB


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Roy Franedya

JAKARTA. Meski ditinggal dua petingginya, Bank Victoria International masih optimis dengan rencana bisnis tahun ini. Terutama soal target pencapaian laba.

"Terutama karena kami perbaiki struktur biaya Dana Pihak Ketiga (DPK)," tutur Ramon Marlon Runtu, Direktur Bisnis Bank Victoria, Jumat (26/6). Tahun ini, bank dengan sandi saham BVIC membidik laba Rp 170 miliar atau naik 60,83% dari laba di akhir 2014 Rp 105,7 miliar.

Ramon bilang, hingga saat ini target pencapaian laba masih sesuai target. Bank Victoria tinggal menata pertumbuhan kredit dengan memperbaiki loan to deposit ratio (LDR) yang hingga saat ini masih terbilang rendah pada level 70%.Bank Victoria akan mengupayakan untuk sedikit meningkatkan LDR ke posisi 75%-80%. "Jadi, tidak perlu lagi pendanaan di luar DPK. Yang penting sekarang adalah penyaluran kredit kami," ucapnya.

Andrew Haswin, Direktur Treasury Bank Victoria merinci, tahun ini Bank Victoria membidik DPK Rp 16,25 triliun. Adapun aset dan kredit masing-masing Rp 21,8 triliun dan Rp 12,75 triliun. Target ini naik tipis dari pencapain tahun 2014. "Kami lebih fokus memperbaiki biaya dana dengan mulai rajin membuang produk deposito," tutur Andrew.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×