kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.801   -29,00   -0,17%
  • IDX 8.273   141,10   1,74%
  • KOMPAS100 1.168   22,49   1,96%
  • LQ45 840   10,52   1,27%
  • ISSI 296   7,30   2,53%
  • IDX30 435   3,72   0,86%
  • IDXHIDIV20 518   -0,28   -0,05%
  • IDX80 131   2,34   1,82%
  • IDXV30 142   1,16   0,82%
  • IDXQ30 140   0,03   0,02%

Bankir percaya banjir tak membuat kredit macet


Senin, 20 Januari 2014 / 08:14 WIB
Bankir percaya banjir tak membuat kredit macet
ILUSTRASI. Rumah Sakit Mitra Keluarga. Kinerja Emiten Rumah Sakit Tertekan, Berikut Prospeknya


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kalangan bankir menilai, banjir yang terjadi di Jakarta dan beberapa wilayah di Indonesia, tidak akan mempengaruhi permintaan kredit serta tingkat kredit bermasalah alias non performing loan (NPL).

Menurut beberapa bankir yang dihubungi KONTAN, banjir yang terjadi saat ini dianggap sudah biasa terjadi. "Tiap tahun sudah biasa banjir. Sejauh ini tidak ada pengaruh NPL," kata Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA), Minggu (19/1).

Tapi, Jahja menilai, kemungkinan ada sedikit pengaruh NPL di wilayah Manado. Untungnya, kata Jahja, BCA tidak terlalu banyak kredit di Manado, sehingga relatif tidak ada pengaruh NPL.

Bank Danamon juga mengaku tidak merasakan pengaruh banjir terhadap permintaan kredit dan NPL. "Tidak berpengaruh. Kan banjir tiap tahun ini," ucap Vera Eve Lim, Direktur Keuangan Danamon.

Bank Tabungan Negara (BTN), bank spesialis kredit perumahan ini juga punya pendapat yang sama. Namun, Maryono, Direktur Utama BTN, mengakui adanya penurunan permintaan kredit baru karena kebijakan loan to value (LTV).

"Jadi pengaruh banjir tidak ada. Tapi permintaan baru memang menurun karena kebijakan LTV dan seasonal awal tahun," terang Maryono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×