kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bankir percaya banjir tak membuat kredit macet


Senin, 20 Januari 2014 / 08:14 WIB
ILUSTRASI. Rumah Sakit Mitra Keluarga. Kinerja Emiten Rumah Sakit Tertekan, Berikut Prospeknya


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kalangan bankir menilai, banjir yang terjadi di Jakarta dan beberapa wilayah di Indonesia, tidak akan mempengaruhi permintaan kredit serta tingkat kredit bermasalah alias non performing loan (NPL).

Menurut beberapa bankir yang dihubungi KONTAN, banjir yang terjadi saat ini dianggap sudah biasa terjadi. "Tiap tahun sudah biasa banjir. Sejauh ini tidak ada pengaruh NPL," kata Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA), Minggu (19/1).

Tapi, Jahja menilai, kemungkinan ada sedikit pengaruh NPL di wilayah Manado. Untungnya, kata Jahja, BCA tidak terlalu banyak kredit di Manado, sehingga relatif tidak ada pengaruh NPL.

Bank Danamon juga mengaku tidak merasakan pengaruh banjir terhadap permintaan kredit dan NPL. "Tidak berpengaruh. Kan banjir tiap tahun ini," ucap Vera Eve Lim, Direktur Keuangan Danamon.

Bank Tabungan Negara (BTN), bank spesialis kredit perumahan ini juga punya pendapat yang sama. Namun, Maryono, Direktur Utama BTN, mengakui adanya penurunan permintaan kredit baru karena kebijakan loan to value (LTV).

"Jadi pengaruh banjir tidak ada. Tapi permintaan baru memang menurun karena kebijakan LTV dan seasonal awal tahun," terang Maryono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×