kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BCA berharap risiko bunga dan nilai tukar tak berefek ke kualitas kredit


Kamis, 27 September 2018 / 22:07 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berharap risiko kenaikan suku bunga dan nilai tukar tidak terlalu berefek ke kualitas kredit.

Jan Hendra, Sekretaris Perusahaan BCA berharap kondisi ini tidak berdampak terlalu signifikan terhadap kemampuan bayar debitur.

“Sampai saat ini kualitas kredit masih tetap terjaga,” kata Jan Hendra kepada kontan.co.id, Kamis (27/9). Sampai saat ini, menurut Jan, kualitas kredit BCA masih tetap terjaga.

Selain itu, BCA juga belum melihat adanya pembentukan formasi rasio kredit bermasalah (NPL) baru yang signifikan.

Rasio Provisi / NPL (Coverage Ratio) BCA sampai Juni 2018 berada pada level 187,8%. Sedangkan rasio CKPN terhadap total porfotolio kredit tercatat sebesar 2,7% pada Juni 2018. Sampai dengan saat ini, rasio-rasio tersebut rasio relatif stabil.

BCA mengaku terus mencermati pengaruh kondisi makro seperti volatilitas nilai tukar rupiah dan kenaikan suku bunga terhadap aktivitas sektor riil.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×