Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.372
  • SUN94,17 -0,23%
  • EMAS659.000 0,61%

BCA dan OCBC sebut ruang pertumbuhan KMK masih terbuka

Rabu, 14 November 2018 / 18:28 WIB

BCA dan OCBC sebut ruang pertumbuhan KMK masih terbuka
ILUSTRASI. Bank OCBC NISP

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit modal kerja (KMK) masih jadi sasaran industri perbankan. Pasalnya dibandingkan dengan jenis kredit lain, kredit modal kerja tercatat memiliki porsi paling besar mencapai 47,33% dari total kredit per September 2018.

Alhasil, KMK sampai dengan September tahun ini tercatat sudah tumbuh 13,76% yoy. Tidak hanya dari sisi penyaluran kredit, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) juga membaik dari 3,46% ke 3,2% secara tahunan.


Sejumlah bank yang dihubungi Kontan.co.id mengatakan ke depan potensi perkembangan KMK masih cukup lebar seiring dengan perbaikan ekonomi. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) misalnya yang mengatakan paling tidak di tahun 2018, permintaan kredit yang lebih tinggi mulai terasa. Terutama untuk jenis kredit modal kerja.

Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra mengatakan sampai September 2018 setidaknya BCA sudah menyalurkan kredit modal kerja Rp 241 triliun. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah tersebut naik 21% atau year on year (yoy).

Disamping itu, kualitas KMK di tahun ini juga relatif stabil. Catatan BCA, sampai September 2018 NPL KMK berada di level 1,4%, nyaris tak berubah dari posisi tahun 2018.

Bank swasta terbesar ini memperkirakan pertumbuhan kantor secara keseluruhan dapat tumbuh hingga 11%-12% pada akhir tahun 2018. "BCA melihat ada permintaan kredit yang lebih tinggi di tahun 2018 baik dari kredit modal kerja maupun kredit investasi," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (14/11).

Di sisi lain, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk Parwati Surjaudaja mengatakan sampai September 2018 KMK OCBC NISP sudah tumbuh sebesar 23% yoy. Kenaikan tersebut menurut Parwati sejalan dengan naiknya kebutuhan nasabah, baik untuk KMK maupun kredit investasi (KI).

"Pemberian kredit disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, untuk modal kerja atau investasi. Saat ini terlihat pertumbuhan KMK memang lebih tinggi," ujarnya. Ke depan, pihaknya menilai ruang pertumbuhan KMK masih terbuka.

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0551 || diagnostic_web = 0.3739

Close [X]
×