kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

BCA kaji kenaikan bunga KPR dan KKB


Kamis, 07 Juni 2018 / 19:03 WIB
ILUSTRASI. KPR


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca Bank Indonesia (BI) menaikan tingkat suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin pada akhir Mei 2018 menjadi 4,75%. Sejumlah perbankan sudah melakukan penyesuaian dengan melakukan peningkatan bunga deposito. Kendati bunga deposito sudah naik, bunga kredit diprediksi belum akan mengalami kenaikan.

Direktur Utama PT Bank Central Asia (BCA) Tbk Jahja Setiaatmadja mengungkapkan sampai sejauh ini perseroan belum memutuskan untuk menaikkan bunga kredit. Hanya saja, bank swasta terbesar di Indonesia ini akan mengkaji kenaikan suku bunga kredit di beberapa sektor yang suku bunganya masih rendah. Jahja mencontohkan, segmen konsumsi seperti kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) berpotensi untuk mengalami penaikan.

"Sejauh ini belum menaikkan kredit secara keseluruhan. Tapi kalau seperti KPR dan KKB yang sudah di bawah 8%. Akan disesuaikan," tuturnya kepada Kontan.co.id, Kamis (7/6). Lebih lanjut, BCA belum dapat memastikan kapan suku bunga kredit perseroan akan naik.

Hanya saja, pihaknya akan melakukan pengkajian dan pengambilan keputusan terkait suku bunga setiap satu bulan sekali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×