kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

BCA Kelola Kredit Sindikasi Rp 47,6 triliun per Juli 2024


Rabu, 11 September 2024 / 16:07 WIB
BCA Kelola Kredit Sindikasi Rp 47,6 triliun per Juli 2024
ILUSTRASI. Pelayanan pelanggan di booth Flazz BCA pada pusat perbelanjaan di Jakarta, Minggu (11/8/2024). Bank Indonesia mencatat pada kuartal II 2024 transaksi Uang Elektronik (UE) tumbuh 39,24% secara tahunan, mencapai 3.958,53 juta transaksi. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kredit sindikasi PT Bank Central Asia (BCA) terus meningkat. Hingga Juni 2024, BCA mengelola kredit sindikasi sebesar Rp 47,6 triliun dengan porsi partisipasi BCA dalam kredit sindikasi tersebut sebesar Rp 12,0 triliun. 

"Positifnya penyaluran kredit, termasuk sindikasi, sejalan dengan kondisi perekonomian nasional yang mampu tumbuh 5,05% YoY pada Semester I/2024," ujar EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn kepada kontan.co.id, Selasa (10/9).

Baca Juga: Likuiditas Kian Ketat, Perbankan Ramai-Ramai Lakukan Revisi Target Bisnis di 2024

Ditopang prospek pertumbuhan ekonomi yang positif dan likuiditas solid, BCA optimistis menjaga tren baik penyaluran kredit dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian, sehingga kualitas pinjaman tetap terjaga.

Lebih lanjut Hera menyampaikan, pada prinsipnya, BCA berkomitmen mendukung pengembangan infrastruktur di Indonesia dengan menyalurkan kredit sindikasi untuk proyek-proyek strategis nasional seperti infrastruktur jalan tol, konstruksi, kelistrikan dan lain-lain.

"BCA turut berpartisipasi dalam kredit sindikasi dengan senantiasa mempertimbangkan faktor risk appetite, posisi likuiditas dan modal, serta memilih proyek-proyek yang berpotensi memperkuat bisnis inti BCA," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×