kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BCA masih membuka kantor cabang di wilayah yang potensial


Selasa, 20 Juli 2021 / 15:49 WIB
BCA masih membuka kantor cabang di wilayah yang potensial
ILUSTRASI. Nasabah menggunakan aplikasi mobile banking untuk pembayaran belanja daring di Tangerang Selatan. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Amanda Christabel | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Semakin banyak nasabah yang mulai beralih ke layanan digital perbankan di masa pandemi Covid-19 membuat bank terus mengambangkan layanan digital. Alhasil, jumlah kantor cabang perbankan juga ikut berkurang

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan, per April 2021 jumlah kantor cabang perbankan sebanyak 29.780 unit, berkurang 1.232 unit dibanding periode yang sama tahun lalu.

PT Bank Central Asia Persero Tbk mengakui, hingga saat ini perseroan mencermati masih terdapat layanan keuangan perbankan yang belum dapat diganti secara digital, seperti setoran tunai dan pinjaman dalam jumlah besar. 

“Ke depannya, BCA akan terus mengevaluasi kebutuhan masyarakat terkait kantor cabang BCA,” ujar Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn kepada KONTAN, Senin (19/7).

Baca Juga: Tutup 150 kantor cabang, CIMB Niaga: Tak ada investasi khusus untuk digital lounge

Hera menjelaskan, jumlah kantor cabang BCA pada akhir Maret 2021 tercatat ada sebanyak 1.244 kantor cabang yang tersebar di Indonesia. 

“Terkait penambahan, relokasi, penutupan kantor cabang, BCA masih membuka beberapa jaringan kantor di area yang potensial. Namun, pada beberapa area yang sudah dapat ter-cover jaringan cabang terdekat lainnya dilakukan relokasi atau penutupan,” tambah Hera.

Bank bersandi bursa BBCA ini juga mencermati saat ini nasabah banyak melakukan transaksi keuangannya melalui layanan perbankan digital, seperti BCA Mobile dan Klik BCA. 

“Per kuartal I-2021, nilai transaksi mobile banking BCA tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 37,1% secara year on year (yoy) dan internet banking  BCA tercatat tumbuh 24% yoy,” pungkas Hera.

Selanjutnya: Layani transaksi trade finance, Bank Permata gandeng Contour

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×