kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.888   12,00   0,07%
  • IDX 6.333   64,71   1,03%
  • KOMPAS100 829   7,01   0,85%
  • LQ45 629   3,52   0,56%
  • ISSI 220   3,07   1,42%
  • IDX30 352   0,89   0,25%
  • IDXHIDIV20 428   -0,85   -0,20%
  • IDX80 95   0,79   0,84%
  • IDXV30 118   0,38   0,32%
  • IDXQ30 112   -0,03   -0,02%

BCA masih pikir-pikir naikkan biaya ATM


Kamis, 18 September 2014 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Ada tiga obligasi baru yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam dua pekan terakhir.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Corporate Secretary PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Inge Setiawati, menyatakan bahwa BCA belum menetapkan kenaikan biaya transaksi melalui ATM. Menurutnya, menaikkan biaya transaksi harus melalui pembicaraan panjang karena pemakainnya juga berjumlah besar.

"Belum ada kenaikan. Nanti kami akan ikuti juga kalau ada kenaikan. Sampai saat ini BCA belum. Kalau BCA menaikkan biaya transaksi ATM kan pasti harus melalui pembicaraan yang cukup panjang, mengingat pemakaiannya juga sangat besar," ujar Inge usai presentasi emiten di acara Investor Summit and Capital Market Expo 2014, Kamis (18/9).

Inge mengungkapkan, selama BCA masih bisa menutup biaya transaksi dan tidak merugi, perseroan akan menahan agar biaya transaksi tidak perlu naik. Karena itu, BCA belum menetapkan besaran kenaikan biaya, meski Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengindikasikan akan menetapkan kenaikan biaya transaksi ATM.

"Kami lihat dari segi kepentingan nasabah. Kami biasanya memperhitungkan jangan sampai sebentar-sebentar naik. Selama kita lihat tidak rugi, katakanlah marginnya cukup, kita tidak langsung naikkan," pungkas Inge. (Tabita Diela)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×