kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BCA mengerem kredit valas, kenapa?


Selasa, 27 Agustus 2019 / 18:39 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di Kantor Cabang Bank BCA


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah yang cenderung melemah ditambah ketakpastian ekonomi global membuat PT Bank Central Asia Tbk (BBCA, anggota indeks Kompas100) ogah menambah penyaluran kredit valuta asing (valas).

Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmaja bahkan menyatakan tahun ini perseroan memang tidak menargetkan adanya pertumbuhan kredit valas. Hingga akhir tahun perseroan juga tak berminat menambah penyaluran kredit ini.

Baca Juga: Gelar RUPSLB, susunan pengurus dari empat bank BUMN akan ditinjau dalam dua pekan ini

“Kami memang tidak mau tumbuh kredit valasnya, saat ini posisi kami hanya maintain kredit valas yang sudah ada saja,” katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (27/8).

Dari laporan keuangan perseroan, Hingga Juni 2019 BCA telah menyalurkan kredit valas Rp 30,52 triliun, nilai tersebut melorot 7,85% (yoy) dibandingkan posisi Juni 2018 dengan penyaluran Rp 33,12 triliun.

Tren penurunan kredit valas sejatinya tak cuma dialami BCA, dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) penyaluran kredit valas tercatat memang cenderung melandai.

Baca Juga: Pemindahan ibu kota diharapkan bisa mendorong bisnis Bank BRI

Sepanjang semester 1-2019, kredit valas cuma tumbuh 0,13% (ytd), dari Rp 800,46 triliun pada akhir 2018 menjadi Rp 801,54 triliun pada Juni 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×