kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

BCA Salurkan KPR Subsidi Bunga 5% di Proyek Vista Land Tanpa Dana FLPP


Rabu, 29 April 2026 / 18:00 WIB
BCA Salurkan KPR Subsidi Bunga 5% di Proyek Vista Land Tanpa Dana FLPP
ILUSTRASI. Vista Land (Dok Vista Land/Vista Land)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Central Asia (BCA) mulai mendukung pembiayaan perumahan rakyat untuk program tiga juta rumah. Terbaru, bank ini bersama dengan Vista Land Group melakukan akad massal kredit pemilikan rumah (KPR) Sejahtera BCA di tiga proyek perumahan pengembang tersebut. 

Tiga lokasi yang menjadi bagian dari akad massal tersebut yakni Grand Harmoni Indah di Bogor, Puri Harmoni Cikasungka di Tangerang, dan Puri Harmoni Indah di Serang. Pelaksanaan Akad Massal yang digelar pada 28 April 2026 dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
 
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyatakan dukungan BCA terhadap program pembangunan 3 juta rumah dilakukan melalui KPR Sejahtera BCA. Skema KPR ini bukan menggunakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), tapi suku bunga yang dikenakan tetap 5% seperti halnya bunga KPR rumah subsidi pemerintah lewat skema FLPP. 

Subsidi yang diberikan dalam skema KPR Sejahtera tersebut menggunakan dana internal BCA. Selain bunga murah, skema KPR tersebut juga menawarkan uang muka ringan dan tenor panjang.

“Kami dari BCA support dengan uang sendiri, tidak mengambil subsidi dari pemerintah. Kami juga memberikan subsidi uang muka. Setelah melihat langsung, kualitas bangunan rumahnya sangat bagus dan kami berharap kerja sama ini bisa berkembang lebih besar lagi,” ungkap Hendra dalam keterangannya dikutip Rabu (29/4/2026). 

Baca Juga: BCA Expoversary Bali 2026 Tawarkan KPR Mulai 1,69% dan Promo KKB-KSM

Sementara itu, Maruarar menilai kolaborasi antara BCA dan Vista Land Group menjadi contoh sinergi yang baik dalam mendukung masyarakat berpenghasilan rendah agar bisa memiliki rumah layak huni dengan proses pembiayaan yang cepat dan terjangkau. Ia mengapresiasi komitmen BCA dalam mendukung program tiga juta rumah yang diusung pemerintah. 

Direktur Vista Land Group, Esther Kristiany Hadi, mengatakan akad massal bersama BCA ini merupakan yang pertama, meski kerja sama pembiayaan sudah berjalan sejak Desember 2025.

Dalam kegiatan tersebut, 51 konsumen melakukan akad yang disaksikan Menteri PKP. Ia menyebut ini menjadi awal yang baik, dengan target pembangunan 5.000 unit rumah subsidi dan komersial sepanjang tahun ini.

Esther menilai program KPR Sejahtera BCA memberi solusi bagi konsumen yang ingin membeli rumah dengan harga di atas subsidi FLPP, terutama untuk unit dengan lahan lebih luas.
Melalui skema ini, konsumen tetap bisa menikmati fasilitas pembiayaan seperti rumah subsidi, karena plafon kredit BCA mencapai Rp 350 juta.

Baca Juga: BRI Salurkan KPR Subsidi Rp 17,13 Triliun hingga Maret 2026

Ia menjelaskan segmen tersebut masuk kategori masyarakat berpenghasilan tanggung (MBT), yakni kelompok yang berada di atas batas rumah subsidi namun masih membutuhkan pembiayaan terjangkau.
 

Permintaan rumah subsidi masih tinggi

Di Kota Serang, Vista Land Group mengembangkan dua proyek perumahan, yakni Puri Harmoni Indah untuk rumah subsidi dan Bukit Mas Residence untuk rumah komersial.

Puri Harmoni Indah dibangun di atas lahan 30 hektare, dengan tahap pertama 15 hektare yang menargetkan 1.328 unit rumah subsidi. Hingga kini, sekitar 750 unit telah terbangun, 650 unit sudah akad, dan sekitar 100 unit tersedia. Tingkat hunian mencapai 70%.

Sementara itu, Bukit Mas Residence di lahan 13 hektare hampir seluruh unitnya terjual, dengan harga mulai Rp350 juta hingga Rp 800 jutaan.

Manager Business Development Vista Land Group, Arif Budiman Suselo, mengatakan penjualan rumah subsidi di Serang pada kuartal I-2026 naik sekitar 15% dibandingkan tahun lalu, meski kondisi ekonomi global masih tertekan.

Baca Juga: BTN dan BSN Kuasai 72% Pangsa Pasar KPR Subsidi hingga Maret 2026

Menurutnya, permintaan tetap tinggi karena rumah masih menjadi kebutuhan utama, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia menambahkan, kendala utama KPR masih terkait riwayat kredit calon pembeli. Namun, sejumlah bank tetap memberi kemudahan bagi nasabah yang sudah melunasi kewajiban kreditnya.

Arif menegaskan, pasar rumah subsidi di Serang masih besar, didominasi ASN, pekerja swasta, UMKM, hingga pekerja informal yang membutuhkan rumah pertama dengan cicilan terjangkau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×