kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.869   26,00   0,15%
  • IDX 8.219   -46,79   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,20   -0,79%
  • LQ45 830   -8,91   -1,06%
  • ISSI 295   -1,13   -0,38%
  • IDX30 433   -3,16   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -3,83   -0,74%
  • IDX80 129   -1,09   -0,83%
  • IDXV30 143   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   -1,43   -1,02%

BCA Syariah Salurkan Pembiayaan UMKM Rp 1,6 triliun per Juli 2025


Kamis, 28 Agustus 2025 / 19:42 WIB
BCA Syariah Salurkan Pembiayaan UMKM Rp 1,6 triliun per Juli 2025
ILUSTRASI. PT Bank BCA Syariah mencatatkan penyaluran pembiayaan UMKM mencapai Rp 1,6 triliun per Juli 2025. Tanpa merinci lebih lanjut, perseroan menyebut capaian ini turun dari periode sama tahun lalu. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank BCA Syariah mencatatkan penyaluran pembiayaan UMKM mencapai Rp 1,6 triliun per Juli 2025. Tanpa merinci lebih lanjut, perseroan menyebut capaian ini turun dari periode sama tahun lalu.

Walau demikian, kualitas pembiayaan disebut masih terjaga rendah di kisaran 1,25% atau lebih rendah dibandingkan NPF UMKM secara nasional.

Direktur BCA Syariah Pranata mengatakan UMKM tetap menjadi prioritas dalam penyaluran pembiayaan. Ini dilakukan sebagai bagian dari kontribusi BCA Syariah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pertumbuhan perseroan secara berkelanjutan. 

Baca Juga: BCA Syariah Ungkap Alasan Belum Bisa Garap Bullion Bank

Lebih lanjut Pranata menerangkan, dalam menggenjot pertumbuhan pembiayaan UMKM, pihaknya mendorong melalui skema secara langsung kepada pelaku usaha dan melalui penyaluran rantai pasok guna mendukung ekosistem bisnis nasabah eksisting bank. 

"BCA Syariah tetap membidik seluruh sektor produktif secara luas dengan tetap mengedepankan prudent banking practice," katanya kepada kontan.co.id, Kamis (28/8/2025).

BCA Syariah juga disebut terus meningkatkan rasio pembiayaan inklusif makroprudensial (RPIM) yang mencapai Rp 3,2 triliun untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan inklusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×