kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Begini strategi Bukopin raih efisiensi


Selasa, 15 November 2016 / 14:03 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Bank Bukopin ingin meningkatkan efisiensi melalui penurunan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) dan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM).

Glen Glenardi, Direktur Utama Bank Bukopin mengatakan, dengan efisiensi ini akan memberikan peluang untuk kemudahan ekspansi dalam mendirikan kantor cabang dengan modal inti yang rendah.

Glen menambahkan, prinsipnya Bukopin berminat untuk ekspansi namun belum memenuhi semua syarat dengan BOPO dan NIM yang efisien. "Misalnya, BOPO yang masih belum memungkinkan karena rata-rata BUKU 3 masih di atas 80%," kata Glen, kepada KONTAN, kemarin.

Ke depan, Bukopin menargetkan rasio BOPO akan berada di level yang sama atau sekitar 80% pada akhir tahun 2016, dengan rasio NIM akan ada di bawah 5%. Adapun, Bukopin mencatat rasio sebesar BOPO 86,03% per September 2016, dan rasio sebesar NIM 3,69% per September 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×