Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gadai Mas Sumut resmi menggabungkan diri ke dalam PT Gadai Mas Nusantara. Corporate Secretary and Legal Gadai Mas Nusantara, Evi Mayanti Situmorang mengatakan penggabungan tersebut merupakan konsolidasi internal karena Gadai Mas Sumut merupakan bagian dari Gadai Mas Group.
"Penggabungan merupakan konsolidasi internal menjadi skala nasional supaya lebih efisien dan terintegrasi," ungkapnya kepada Kontan, Minggu (29/3).
Evi menerangkan lewat penggabungan itu, perusahaan akan menjadi lebih solid, bertumbuh bertahap, dan terukur ke depannya. Dia bilang Gadai Mas Nusantara juga tetap membuka peluang pengembangan usaha secara selektif sesuai kebutuhan dan arah strategis perusahaan.
Berdasarkan pengumuman di situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 25 Januari 2026, Otoritas Jasa Keuangan telah mencabut izin usaha PT Gadai Mas Sumut sehubungan dilakukannya penggabungan usaha ke dalam PT Gadai Mas Nusantara.
Baca Juga: Gadai Mas Sumut Resmi Gabung ke dalam Gadai Mas Nusantara
"Adapun keputusan OJK tersebut tertuang dalam surat nomor KEP-38/KO.15/2026 per 17 Maret 2026," ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala OJK Provinsi Sumatera Wan Nuzul Fachri dalam keterangan resmi.
Selanjutnya, OJK menerangkan sejak tanggal efektif penggabungan PT Gadai Mas Sumut ke dalam PT Gadai Mas Nusantara, PT Gadai Mas Nusantara selaku pihak yang menerima penggabungan, bertanggung jawab atas pengalihan seluruh kegiatan, kegiatan usaha, operasional, modal saham, karyawan, aset, izin, kewajiban, serta seluruh aktiva dan pasiva lainnya, dalam cakupan yang paling luas dari PT Gadai Mas Sumut sebagai akibat dari penggabungan dimaksud.
Asal tahu saja, OJK telah memberikan izin usaha pergadaian kepada PT Gadai Mas Nusantara dengan lingkup wilayah nasional per 10 Oktober 2025. Dengan demikian, PT Gadai Mas Nusantara menjadi perusahaan gadai swasta pertama yang bisa berbisnis dengan ruang lingkup wilayah nasional atau menyamai ruang lingkup bisnis PT Pegadaian (Persero).
Sementara itu, Evi menyampaikan sejauh ini, Gadai Mas Nusantara telah beroperasi di 8 provinsi Indonesia dan akan terus melakukan pengembangan usaha. Dia bilang kontribusi pembiayaan gadai berasal dari berbagai wilayah, didominasi pada area-area yang memiliki aktivitas dan kebutuhan ekonomi yang relatif tinggi.
Baca Juga: OJK Izinkan Gadai Mas Nusantara Ekspansi Nasional, Ini Dampaknya
"Namun, potensi pasar tetap terbuka di berbagai daerah, sehingga pengembangan usaha lebih merata dan terukur dan tidak hanya terfokus di wilayah tertentu," tuturnya.
Sepanjang 2025, Evi mengungkapkan nilai penyaluran gadai mengalami peningkatan 40% secara Year on Year (YoY). Untuk 2026, Dia menyebut Gadai Mas Nusantara memiliki strategi untuk fokus pada penguatan kualitas pembiayaan, optimalisasi jaringan dan layanan, serta peningkatan efisiensi operasional.
"Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian agar pertumbuhan tetap sehat dan berkelanjutan," kata Evi.
Di sisi lain, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menyebut saat ini, terdapat 2 perusahaan yang sedang berproses meningkatkan lingkup usaha menjadi nasional sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pengajuan tersebut tetap mempertimbangkan aspek permodalan, tata kelola, dan kesiapan operasional," ungkapnya.
Baca Juga: Resmi Dapat Izin Nasional, Gadai Mas Nusantara Berencana Lakukan Ekspansi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













