kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.912   42,00   0,24%
  • IDX 5.668   -152,82   -2,63%
  • KOMPAS100 732   -20,49   -2,72%
  • LQ45 558   -14,62   -2,55%
  • ISSI 197   -4,63   -2,30%
  • IDX30 318   -7,71   -2,37%
  • IDXHIDIV20 392   -9,50   -2,37%
  • IDX80 83   -2,27   -2,66%
  • IDXV30 107   -1,92   -1,77%
  • IDXQ30 102   -2,53   -2,42%

BFI Finance Salurkan 57,8% Pembiayaan ke Modal Kerja per Kuartal I-2026


Rabu, 06 Mei 2026 / 20:01 WIB
BFI Finance Salurkan 57,8% Pembiayaan ke Modal Kerja per Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Penyaluran Pembiayaan (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) mencatat pembiayaan modal kerja mendominasi portofolio perusahaan hingga kuartal I-2026.

Hal ini tercermin dari piutang pembiayaan yang dikelola (managed receivables) yang mencapai Rp 26,8 triliun, tumbuh 5,5% secara tahunan (year on year/yoy).

Presiden Direktur BFI Finance Sutadi mengatakan, dari jumlah tersebut, sebesar 57,8% atau setara Rp 15,5 triliun telah disalurkan untuk pembiayaan modal kerja dari berbagai skala usaha.

Baca Juga: WOM Finance Targetkan Pembiayaan Modal Kerja Lampaui Rp 1 Triliun di 2026

“Kami optimistis dapat terus menjaga postur risiko yang sehat. Pendekatan selektif dan disiplin menjadi faktor utama dalam mengantisipasi volatilitas pasar serta menjaga fondasi keberlanjutan bisnis kami,” ujarnya dalam keterangan resmi, belum lama ini.

Dari sisi penyaluran, BFI Finance membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 5,5 triliun pada kuartal I-2026, ia mengklaim jumlah tersebut relatif stabil dibandingkan kuartal sebelumnya.

Adapun dari sisi komposisi portofolio, pembiayaan kendaraan roda empat masih mendominasi dengan porsi sebesar 68,1%, baik untuk refinancing maupun pembelian unit.

Baca Juga: Kerugian AirAsia Indonesia (CMPP) Turun 52,7% per kuartal I-2026

Sementara itu, pembiayaan berjaminan roda dua berkontribusi sebesar 8,0%, diikuti pembiayaan alat berat dan mesin 15,0%, serta pembiayaan beragun properti dan lainnya sebesar 8,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×