kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

BI: Anggaran kebijakan moneter masih cukup


Selasa, 26 Oktober 2010 / 11:18 WIB
ILUSTRASI. Detective Conan


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) optimistis anggaran operasi moneter yang dipersiapkan untuk tahun ini masih mencukupi untuk pengelolaan moneter hingga tutup tahun ini. Dus, proyeksi defisit tahun 2010 ini yang dipagu senilai Rp 22,4 triliun tidak akan terlampaui.

Deputi Gubernur BI Ardhayadi Mitroatmodjo menuturkan, anggaran kebijakan alias anggaran untuk operasi moneter diperkirakan masih mencukupi. Jadi, meskipun aliran modal asing semakin membludak dan ekses likuiditas yang harus diserap BI semakin besar, anggaran kebijakan moneter senilai yang diproyeksikan masih mencukupi. "Anggaran OPT nya cukup. Meski inflow terus besar, terakhir dilihat kemarin masih cukup," katanya usai mengikuti rapat Badan Anggaran di DPR, Senin malam (25/10).

Sekadar menyegarkan ingatan, dalam Anggaran Tahunan BI 2010 yang sudah disetujui oleh DPR, anggaran kebijakan yang terkait dengan biaya pengendalian moneter ditetapkan defisitnya sebesar Rp 37,4 triliun. Sedangkan defisit anggaran operasional dipatok sebesar Rp 4,95 triliun. Sehingga secara total, defisit neraca BI 2010 diperkirakan akan mencapai Rp 22,41 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×