kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: Bank enggan masuk ke kredit pertanian


Kamis, 18 April 2013 / 13:00 WIB
ILUSTRASI. KONTAN/MURADI


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, kredit sektor pertanian tak menyumbang banyak terhadap total portfolio kredit perbankan. Dari Rp 500 triliun penyaluran kredit selama 2012, sektor pertanian berporsi kurang dari 10%.

"Ini karena bank enggan masuk ke sektor pertanian," ucap Direktur Eksekutif Kebijakan Moneter BI Dodi Budi Waluyo, Kamis, (18/4).

Disebutnya, alasan bank enggan masuk ke kredit pertanian adalah karena tingginya risiko pada sektor tersebut. Maka dari itu, bank cenderung menyalurkan kredit lebih besar pada sektor consumer goods.

Dodi mengatakan, selama ini BI memberikan insentif dan disinsentif untuk bank yang menyalurkan kredit ke beberapa sektor yang ditentukan. "Ini termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR)," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×