kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

BI dukung integrasi ATM bank BUMN


Kamis, 05 Maret 2015 / 18:20 WIB
BI dukung integrasi ATM bank BUMN
ILUSTRASI. Manfaat kunyit untuk kesehatan.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mendukung rencana Kementerian BUMN yang ingin melakukan integrasi mesin anjungan tunai mandiri (ATM) pada bank-bank pelat merah.

Ronald Waas, Deputi Gubernur BI, menyampaikan, rencana integrasi itu akan membuat efisiensi bagi bank BUMN. "BI akan membuat ketentuan bagi bank BUMN yang ingin melakukan integrasi ATM," kata Ronald, Kamis (5/3).

Sebagai regulator, BI bertugas mengawasi sistem pembayaran pada perbankan, prinsipal dan switching untuk melindungi nasabah yang bertransaksi melalui sistem dan jasa perbankan.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyampaikan,  penggabungan ATM bakal menekan biaya operasional bank. Sebab integrasi akan mengurangi impor mesin ATM, menekan biaya penggunaan listrik, serta menurunkan tetek bengek lain dalam pengelolaan ATM. Ujungnya, bank BUMN bisa menggunting bunga kredit.  

Kredit yang murah jelas dibutuhkan pemerintah yang ingin menggenjot pembangunan dan perlu modal besar. 

Peluang konsolidasi mesin ATM tentu saja terbuka. Namun, memang tidak mudah mewujudkan integrasi ATM ini. Wajar saja, ada beragam sikap bankir BUMN menanggapi rencana ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×