kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.575   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: kebijakan GWM efektif perdalam pasar keuangan


Kamis, 29 Maret 2018 / 11:05 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat implementasi giro wajib minimum (GWM) rataan (averaging) yang dimulai sejak Juli 2017 efektif memperdalam pasar keuangan. Hal ini melalui penciptaan instrumen baru untuk menyerap tambahan likuiditas.

Agus Martowardojo, Gubernur BI mengatakan regulator berusaha memberikan fleksibilitas pengelolaan likuiditas bank untuk mendukung terjaganya stabilitas suku bunga pasar uang.

"Implementasi GWM berdampak positif baik bagi ekonomi makro dan mikro perbankan," tulis Agus dalam buku laporan perekonomian Indonesia 2017, yang diterbitkan Rabu (28/3).

Dari sisi mikro, kebijakan GWM averaging bisa meningkatkan efisiensi pengelolaan likuiditas harian dan mengoptimalkan pendapatan bank. 

BI juga telah memperluas implementasi GWM rata rata hingga mencakup WGM rupiah dan valas baik bank konvensional dan bank syariah.

BI juga telah menyesuaian rasio dan memperpanjang masa pemenuhan GWM rata-rata. Penyempurnaan ini masih akan dilakukan ke depan dengan memperhatikan kondisi pasar keuangan dan kesiapan perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×