kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.959   35,00   0,20%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

BI Rate Turun, Kredit Konsumer Berpotensi Pulih Bertahap pada 2026


Rabu, 14 Januari 2026 / 18:10 WIB
BI Rate Turun, Kredit Konsumer Berpotensi Pulih Bertahap pada 2026
ILUSTRASI. Teller menghitung uang di Hana Bank, Jakarta (KONTAN/Baihaki). Tren penurunan suku bunga acuan mulai terasa. Simak proyeksi pemulihan kredit konsumer yang diprediksi bangkit perlahan tahun ini.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

Adapun per September 2025 lalu, penyaluran kredit konsumer Permata Bank terlihat susut 2,2% secara tahunan menjadi Rp 43,4 triliun.

Permata Bank melihat peluang pertumbuhan pada segmen kartu kredit, personal loan, KPR, dan kredit kendaraan bermotor. Perseroan juga aktif mendukung industri otomotif melalui pembiayaan kendaraan, termasuk dengan menjadi sponsor utama Gaikindo Jakarta Auto Week.

Dari bank besar, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga berharap momentum pemulihan kredit konsumer, khususnya KPR, berlanjut di 2026. EVP Consumer Loan BCA, Welly Yandoko, mengatakan realisasi KPR BCA pada akhir 2025 mulai membaik, terutama dari pembelian rumah dari developer yang memanfaatkan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP). 

Per September 2025, KPR BCA bertumbuh 6,4% secara YoY, walau demikian capaian ini terlihat ada penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 sebesar 10,7%.

“Kami berharap perbaikan KPR bisa berlanjut di 2026. Investor juga diharapkan kembali melirik properti sebagai instrumen investasi yang memberikan return menarik,” ujar Welly.

Baca Juga: Ada Potensi Laju Kredit Konsumer Membaik

BCA akan terus mendorong penyaluran KPR melalui penawaran suku bunga spesial, event properti seperti BCA Expoversary 2026, serta penguatan digital end-to-end melalui platform rumahsaya.bca.co.id.

Adapun PT Bank CIMB Niaga Tbk cenderung lebih konservatif. Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, memperkirakan pertumbuhan kredit konsumer tahun ini masih berada di kisaran 4%–5%, sangat bergantung pada perbaikan daya beli masyarakat.

“Jika daya beli belum membaik, segmen retail perseorangan akan paling terdampak. Karena itu, pertumbuhan akan kami dorong secara merata dan selektif,” kata Lani.

Per September 2025 lalu, penyaluran kredit konsumer CIMB Niaga mencapai Rp 77,14 triliun atau meningkat 4,3% secara tahunan dari periode sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×