kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

BI Sebut Penyesuaian GWM Serap Likuiditas Hingga Rp 269,3 Triliun


Kamis, 22 September 2022 / 14:48 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta (20/4/2021). BI Sebut Penyesuaian GWM Serap Likuiditas Hingga Rp 269,3 Triliun.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

Mahendra menyebut, fungsi intermediasi di daerah juga cukup terjaga dengan kecenderungan peningkatan penyaluran dana yang lebih tinggi dari pada penghimpunan dana. 

“Namun, likuiditas perbankan hingga Juli 2022, masih berada pada level yang memadai,” tambahnya.

Tercermin dari rasio alat likuid terhadap non core deposit sebesar 124,45% dan rasio alat likuid terhadap DPK sebesar 24,92%.

Baca Juga: Deposito Terjangkau Mulai Rp1 Juta, Investasi Mudah untuk Gen Z dan Y

Sedangkan profil risiko perbankan masih terjaga dengan baik dengan rasio non performing loan (NPL) nett terjaga di lebel 0,82% di Juli. Sedangkan NPL gross di posisi 2,9%.

Adapun rasio kecukupan modal perbankan masih cukup kuat yang mencapai 24,92% di Juli 2022. Lebih baik dibandingkan Juni 2022 sebesar 24,66% dan akhir 2021 sebesar 25,67%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×