kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

BI Turunkan Suku Bunga Acuan, Begini Dampaknya ke Mandala Finance


Jumat, 20 September 2024 / 07:50 WIB
BI Turunkan Suku Bunga Acuan, Begini Dampaknya ke Mandala Finance
ILUSTRASI. Managing Director Mandala Finance, Christel Lasmana usai RUPS di Jakarta (23/4/2024).


Reporter: Nadya Zahira | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan, PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) menilai, keputusan Bank Indonesia (BI) yang menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6% merupakan langkah yang sangat positif. 

Managing Director Mandala Finance, Christel Lesmana mengatakan dengan adanya penurunan suku bunga ini akan berdampak positif terhadap kinerja industri pembiayaan, karena Cost of Fund (CoF) pada penyaluran kredit akan berkurang. 

“Dan penurunan CoF ini berpotensi meningkatkan Net Interest Margin (NIM) perusahaan, jadi kami menyabut baik terkait penurunan suku bunga ini,” ujar Christel saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (19/9). 

Selain itu, menurutnya penurunan suku bunga ini juga merupakan langkah BI untuk menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, dan mendorong likuiditas serta arus dana ke pasar keuangan Indonesia. 

Baca Juga: Usai Diakuisisi MUFG Grup, Mandala Finance Kecipratan Berkah

Namun, menurutnya penurunan suku bunga kali ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap Mandala Finance. Untuk itu, perusahaan akan terus memantau efek penurunan suku bunga ini dalam beberapa bulan ke depan hingga awal 2025.

Christel bilang, sebagai langkah antisipatif, Mandala Finance juga akan menyesuaikan strategi pendanaannya melalui diversifikasi sumber pendanaan. Di mana, perusahaan akan menjaga keseimbangan antara pendanaan dari perbankan, dana internal, serta penerbitan surat berharga. 

“Untuk saat ini, pendanaan kami sudah sesuai dengan target tahun 2024," imbuhnya.

Lebih jauh lagi, dia menuturkan bahwa untuk menghadapi potensi dampak perubahan suku bunga terhadap bisnis, Mandala Finance akan berusaha untuk menjaga tingkat pencadangan yang optimal dan lebih selektif dalam penyaluran pembiayaan kepada calon konsumen. 

Tak hanya itu, Mandala Finance juga terus menerapkan tata kelola perusahaan yang baik agar tingkat Non-Performing Financing (NPF) tetap terjaga hingga akhir tahun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×