kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Biaya dana masih tinggi, BTN akan turunkan target margin bunga bersih


Rabu, 19 Juni 2019 / 14:58 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN, anggota indeks Kompas100) akan merevisi rencana bisnis tahun ini. Sejumlah target akan diturunkan lantaran kondisi likuiditas yang mengetat dan biaya dana masih tinggi.

Salah satu yang akan direvisi turun adalah target margin bunga bersih atau net interest margin (NIM). Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, penurunan target dilakukan lantaran biaya dana saat ini masih tinggi.

"NIM turun sedikit, di bawah 0,5% karena melihat biaya dana masih tinggi. " ujar Maryono di Jakarta, Rabu (19/6).

Dalam rencana bisnis bank (RBB) BTN saat ini, NIM ditargetkan akan dijaga di kisaran 4,5% hingga 5%. Adapun akhir tahun 2018, NIM BTN ada di level 4,7%.

Adapun di kuartal kedua tahun ini, Maryono memperkirakan NIM masih akan di atas 4%.

Selain dari sisi NIM, BTN juga akan merevisi turun target pertumbuhan. Direktur Kepatuhan BTN Mahelan Prabantarikso mengatakan, revisi dilakukan karena likuiditas semakin ketat.

"Kredit akan ada revisi menyelaraskan likuiditas. Target kredit jadi sekitar 11%-13%. Likuiditas funding juga lagi sulit." kata Mahelan.

Dalam catatan Kontan.co.id, BTN sebelumnya dalam rencana bisnisnya menargetkan penyaluran kredit dan DPK tumbuh sekitar 12%-15% tahun ini yang diikuti rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di level 1,9% - 2,1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×