kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Bisnis terancam, Pegadaian siapkan strategi penangkal


Jumat, 26 Juli 2019 / 11:05 WIB


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. Industri gadai hadapi tantangan untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. PT Pegadaian telah menyiapkan strategi agar tetap bertahan.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Harianto Widodo bilang, bahwa Indonesia akan memasuki industri 4.0 berupa era digitalisasi, otomasi, dan penggunaan kecerdasan buatan (AI). Maka itu Pegadaian tidak bisa mengandalkan pola bisnis tradisional di tengah pertumbuhan pasar milenial.

Baca Juga: Himbara: Holding BUMN keuangan tinggal tunggu restu menteri keuangan

Apalagi persaingan, kata Harianto, industri gadai semakin ketat dengan ditambah berkembang layanan fintech peer to peer (P2P) lending. Kehadiran mereka bisa menjadi ancaman sekaligus tantangan bagi Pegadaian.

“Bisnis Pegadaian ter-destruct oleh berbagai hal dan ini menjadi tantangan bisnis ke depan,” kata Harianto di Yogyakarta, Jumat (26/7).

Baca Juga: Pegadaian Mengerek Bisnis Non Gadai

Hadapi tantangan tersebut, Pegadaian siapkan G-Star Generation berupa startegi 5G’s, yakni Grow Crow (menumbuhkan bisnis utama), kemudian Grab New (menangkap peluang baru), Groom Talent (mengembangkan talenta internal), Gen-Z Tech (teknologi generasi terkini) dan Great Culture (budaya perusahaan yang hebat).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×