kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.915   4,00   0,02%
  • IDX 6.430   95,68   1,51%
  • KOMPAS100 848   12,30   1,47%
  • LQ45 639   6,21   0,98%
  • ISSI 222   4,12   1,89%
  • IDX30 359   2,57   0,72%
  • IDXHIDIV20 441   0,41   0,09%
  • IDX80 97   1,35   1,42%
  • IDXV30 120   1,10   0,92%
  • IDXQ30 115   0,32   0,28%

Kredit UMKM Tumbuh 1% yoy Juni 2026


Kamis, 23 Juli 2026 / 11:39 WIB
Kredit UMKM Tumbuh 1% yoy Juni 2026
ILUSTRASI. INDONESIA-ECONOMY-CURRENCY (AFP/YASUYOSHI CHIBA)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja kredit di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus berporgres mencapai target pertumbuhan 7%–9% di akhir tahun nanti. 

Mengacu data sementara Bank Indonesia (BI), kredit UMKM per Juni 2026 masih tumbuh tipis 1% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 1.519,1 triliun. Meski tipis, sebenarnya pertumbuhan menunjukkan laju dari pertumbuhan 0,6% yoy pada bulan sebelumnya. 

Dilihat dari skala usahanya, kredit di segmen usaha menengah menunjukkan progres paling positif dengan catatan pertumbuhan 1,6% yoy menjadi Rp 337,7 triliun. Meskipun, pertumbuhan ini melambat dari 1,8% yoy pada bulan sebelumnya. 

Baca Juga: Kredit Perbankan Tumbuh 12,1% pada Juni 2026, Kredit Investasi Masih Jadi Penopang

Kredit di segmen usaha mikro juga berhasil melaju, dengan catatan pertumbuhan sebesar 1,5% yoy menjadi Rp 664,1 triliun, melanjuti pertumbuhan 0,6% yoy pada bulan sebelumnya. . 

Pun kredit di segmen usaha kecil akhirnya berhasil membalik catatan koreksinya, meski pertumbuhannya masih tipis 0,1% yoy menjadi Rp 517,3 triliun. Kendati begitu, itu tetap lebih baik dari penurunan 0,3% yoy pada bulan sebelumnya. 

Berdasarkan jenis penggunaannya, kredit investasi UMKM masih mencatatkan kinerja apik dengan catatan pertumbuhan sebesar 13,5% yoy menjadi Rp 510,6 triliun. Bulan sebelumnya, pertumbuhan kredit investasi UMKM mencapai 12,5% yoy. 

Sementara kredit modal kerja UMKM masih terkoreksi 4,3% yoy menjadi Rp 1.008,5 triliun, melanjuti koreksi 4,5% yoy pada bulan sebelumnya. 

Meski pertumbuhan kredit UMKM belum pesat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis target pertumbuhan di rentang 7%–9% untuk tahun ini bakal tercapai. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan, optimisme tersebut didukung oleh level Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang terus terjaga dan diharapkan dapat menopang aktivitas UMKM. 

Pasalnya, OJK melihat dinamika kondisi ekonomi yang disertai perubahan pola konsumsi masyarakat memberi tekanan daya be;i, utamanya di kelas menengah ke bawah. Pada gilirannya, hal inilah yang memengaruhi omset dan perputaran kas pelaku UMKM. 

Di luar itu, OJK juga mendorong kredit UMKM melalui kolaborasi bersama pemerintah, serta penerbitan POJK 19/2026 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada UMKM. Melalui aturan tersebut, perbankan didorong untuk memberi kemudahan akses kredit serta terlibat dalam pengembangan ekosistem bisnis UMKM. 

“Perbankan terus didorong secara aktif memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan pengembangan pasar, sementara pelaku UMKM secara aktif juga meningkatkan kompetensi dan memperluas jaringan dan sinergi antar pelaku usaha,” jelas Dian dalam jawaban tertulisnya, Rabu (22/7/2026). 

Baca Juga: Kredit Menganggur Perbankan Masih Tinggi, Tanda Permintaan Masih Lemah?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×