kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

BNI alokasikan 80% dana right issue untuk kredit


Minggu, 23 Januari 2011 / 14:12 WIB


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. PT BNI Tbk (BBNI) berencana mengalokasikan hasil right issue ke pertumbuhan non organik perbankan. Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo mengatakan 80% hasil penggalangan dana akan disalurkan dalam bentuk kredit. Sisanya untuk infrastruktur dan penambahan modal anak usaha.

"15% untuk membangun infrastruktur dan 5% untuk menambah modal anak perusahaan," ujar Gatot (21/1).

Keempat anak usaha milik bank plat merah ini bakal kebagian penambahan modal. Keempatnya adalah BNI Multi Finance, BNI Securities, BNI Syariah, dan BNI Life.

Tahun ini, BNI berharap kredit bisa tumbuh antara 18%-20%. "Konservatif, karena harus prudence karena sumber income perbankan kita masih dari loan," kata Gatot.

Sebelumnya, Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit 2011 dengan dua skenario yakni kredit tumbuh 20%-23%. Namun dengan mempertimbangkan risiko pasar dan tekanan inflasi kredit hanya bisa tumbuh 19%-21%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×