Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Sepanjang tahun 2025 PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatatkan kontribusi penjualan SBN ritel di pasar perdana lebih dari Rp 10 triliun.
Penjualan tersebut berasal dari tujuh seri penerbitan, terdiri dari Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Ritel (SR), dan Sukuk Tabungan (ST).
Tak hanya dari sisi volume, BNI juga membukukan peningkatan jumlah Single Investor Identification (SID) investor SBN ritel sebesar 25% secara tahunan (yoy) pada 2025.
Baca Juga: BNI Catat Penyaluran KUR Perumahan Rp 40,7 Miliar dalam Dua Minggu Sejak Diluncurkan
Menurut General Manager Divisi Wealth Management BNI Henny Eugenia, pencapaian ini didorong oleh tingginya minat investor terhadap instrumen investasi yang aman, ditopang tingkat kupon yang tetap kompetitif di tengah tren penurunan suku bunga acuan sepanjang 2025.
“Dengan karakteristiknya yang aman dan imbal hasil menarik, SBN ritel masih akan menjadi pilihan utama masyarakat dalam berinvestasi ke depan,” jelas Henny kepada kontan.co.id, Rabu (7/1/2026).
Baca Juga: Penjualan SBN Ritel pada 2025 Sumbang Pendapatan Signifikan bagi Perbankan
Untuk menjaga momentum tersebut, BNI berkomitmen memperluas jangkauan penjualan melalui pendekatan edukasi konsultatif oleh tenaga pemasar dan investment specialist, penyelenggaraan investor gathering di berbagai daerah, serta optimalisasi media sosial dan platform digital wondr by BNI untuk menjangkau segmen milenial dan generasi muda.
Selanjutnya: Jadwal Super League 2025-2026 Pekan 17, Ada Laga Persita vs Borneo FC
Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













