kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI Siap Lunasi Obligasi Senilai Rp 4 Triliun yang Jatuh Tempo pada 21 Juni 2025


Jumat, 16 Mei 2025 / 10:56 WIB
Diperbarui Jumat, 16 Mei 2025 / 12:46 WIB
BNI Siap Lunasi Obligasi Senilai Rp 4 Triliun yang Jatuh Tempo pada 21 Juni 2025
ILUSTRASI. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk siap melunasi obligasi Green Bond Seri A senilai Rp 4 triliun yang jatuh tempo 21 Juni 2025 mendatang


Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk siap melunasi obligasi Green Bond Seri A senilai Rp 4 triliun yang jatuh tempo 21 Juni 2025 mendatang.

Obligasi yang mendapat peringkat idAAA dari Pemeringkat Efek Indonesia ini digunakan untuk pembiayaan dan pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL).

Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo bilang, BNI telah menyiapkan pemenuhan dana melalui pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan optimalisasi alat likuid yang dimiliki, termasuk mempertimbangkan penerbitan obligasi baru.

“Kami memiliki opsi pemenuhan dana melalui penerbitan obligasi terutama yang berdampak pada keberlanjutan (ESG/sustainability/green),” ungkap Okki kepada Kontan, Jumat (9/5).

Baca Juga: Kualitas Aset Terjaga, Laba BNI Tumbuh

Opsi ini kata Okki menjadi salah satu strategi diversifikasi instrumen pendanaan dari sisi base customer dan periode pembiayaan.

Untuk menghadapi tantangan likuiditas ke depan, BNI kata Okki terus berupaya untuk menggenjot DPK, khususnya dana murah yang terdiri dari giro dan tabungan.

“Transformasi digital BNI yang diwujudkan melalui aplikasi wondr by BNI dan BNIdirect dapat mendorong peningkatan dana murah,” pungkas Okki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×