kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BNI Syariah proyeksi pembiayaan melambat


Jumat, 12 Juli 2013 / 09:44 WIB
ILUSTRASI. Rupiah hari ini diperkirakan masih tertekan karena ada kekhawatiran kenaikan bunga lebih banyak. ./pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/18/11/2020.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kondisi perekonomian yang melambat mempengaruhi pertumbuhan pembiayaan perbankan. PT BNI Syariah merasa, pertumbuhan pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) akan melambat di semester kedua ini.

"Pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah pada semester kedua memungkinkan terjadinya perlambatan pembiayaan," sebut Direktur Bisnis BNI Syariah, Imam T. Saptono, kepada KONTAN.

Selain itu, Imam melihat, adanya pengetatan likuiditas akibat kenaikan inflasi akibat dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Padahal, awalnya BNI Syariah meyakini pembiayaan dan DPK masing-masing mampu tumbuh 30%.

Pada semester pertama ini, Imam mengaku pembiayaan dan DPK masih tumbuh sesuai target. Pembiayaan meningkat 23% dari Rp 7,7 triliun menjadi Rp 9,5 triliun. Sedangkan dana masyarakat tumbuh 16% dari Rp 9,1 triliun ke posisi Rp 10,6 triliun.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) pun memprediksi akan ada perlambatan kredit di semester kedua ini. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang juga sedikit melambat dibanding semester pertama. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×