kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI Syariah mengoreksi target kinerja


Rabu, 10 Juli 2013 / 15:16 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Alfamart Periode 4-6 Februari 2022


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Melihat kondisi ekonomi yang tak menentu, PT BNI Syariah melakukan koreksi target kinerja. BNI Syariah merasa, keuntungan tahun akan berkurang sekitar 15%.

"Kami revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) ke arah profitabilitas karena ada tekanan terhadap margin keuntungan," sebut Direktur Bisnis BNI Syariah, Imam T. Saptono, kepada KONTAN, Rabu, (10/7).

Ia melihat bahwa profit tertekan karena biaya dana yang naik akibat ketatnya likuiditas di pasar. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), Financing to Deposit Ratio (FDR) perbankan syariah per April menginjak 103,08%. Meski begitu, FDR BNI Syariah per Mei yakni 87%.

Selain itu, Imam juga melihat adanya kenaikan inflasi sebagai dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). BI memprediksi, inflasi pada akhir 2013 akan mencapai antara 7,2-7,8%.

Terakhir, BNI Syariah merasa akan ada perkiraan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah pada semester kedua. Awalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 6,2-6,6%. Lalu kemudian angka tersebut dikoreksi menjadi 5,8-6,2%.

Pada akhir 2012 kemarin, BNI Syariah berhasil mengantongi laba Rp 102 miliar. Jumlah tersebut meningkat 54,5% dari raihan Rp 67 miliar di tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×