kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

BPD Bali rogoh Rp 6 miliar untuk migrasi kartu cip


Rabu, 25 Maret 2015 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Twibbon Hari Jadi Provinsi Jawa Timur  ke 78. 


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Tak cuma bank umum yang serius melakukan migrasi kartu debit magnetik ke cip. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali juga telah mengucurkan dana sebesar Rp 6 miliar untuk keperluan migrasi.

Menurut I Made Sudja, Direktur Utama BPD Bali, sejauh ini sudah 680.000 kartu debit BPD Bali yang beredar. "Proses migrasi ini jalan terus," kata I Made Sudja di Jakarta, Rabu (25/3).

I Made menegaskan, saat ini proses migrasi sudah melewati tender untuk menentukan pencetakan kartu. "Kami sudah mengeluarkan biaya sebesar Rp 6 miliar untuk keperluan migrasi ini. Kita harapkan tenggat bisa terpenuhi," pungkas I Made.

Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 16/1/2014 tentang Perlindungan Jasa Sistem Pembayaran. Dalam beleid tersebut, perbankan nasional diwajibkan menuntaskan proses migrasi kartu debit magnetik ke cip paling lambar 1 Januari 2016.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×