kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

BPD Bali rogoh Rp 6 miliar untuk migrasi kartu cip


Rabu, 25 Maret 2015 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Twibbon Hari Jadi Provinsi Jawa Timur  ke 78. 


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Tak cuma bank umum yang serius melakukan migrasi kartu debit magnetik ke cip. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali juga telah mengucurkan dana sebesar Rp 6 miliar untuk keperluan migrasi.

Menurut I Made Sudja, Direktur Utama BPD Bali, sejauh ini sudah 680.000 kartu debit BPD Bali yang beredar. "Proses migrasi ini jalan terus," kata I Made Sudja di Jakarta, Rabu (25/3).

I Made menegaskan, saat ini proses migrasi sudah melewati tender untuk menentukan pencetakan kartu. "Kami sudah mengeluarkan biaya sebesar Rp 6 miliar untuk keperluan migrasi ini. Kita harapkan tenggat bisa terpenuhi," pungkas I Made.

Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 16/1/2014 tentang Perlindungan Jasa Sistem Pembayaran. Dalam beleid tersebut, perbankan nasional diwajibkan menuntaskan proses migrasi kartu debit magnetik ke cip paling lambar 1 Januari 2016.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×