kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

BPJS Kesehatan hanya punya dana cash Rp 154 miliar


Senin, 29 Oktober 2018 / 21:37 WIB
ILUSTRASI. BPJS Kesehatan


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengatakan, dalam lima hari ke depan pihaknya memiliki utang yang telah jatuh tempo sebesar Rp 7,2 triliun.

Ia merinci, utang per hari ini, Senin (29/10) sebesar Rp 5,9 triliun. Sementara, utang yang telah jatuh tempo di lima hari ke depan mencapai Rp 1,3 triliun.

"Jadi, dalam lima hari ke depan kami membutuhkan cash (dana tunai) mencapai Rp 7,2 triliun," katanya dalam rapat bersama Komisi IX di Gedung DPR MPR.

Jumlah tersebut, masih sangat jauh dari dana cash yang dimiliki BPJS Kesehatan saat ini yang hanya sebesar Rp 154 miliar. Sehingga, per lima hari ke depan BPJS Kesehatan memerlukan dana cash Rp 7,04 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×