kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

BPJS yakin tak ganggu bisnis Dana Pensiun


Kamis, 17 April 2014 / 22:04 WIB
BPJS yakin tak ganggu bisnis Dana Pensiun
ILUSTRASI. Aktivitas perdagangan tekstil di kawasan pusat belanja Pasar Baru, Jakarta Minggu (23/10/2022). (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

BANDUNG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus mematangkan konsep program jaminan pensiun yang akan mulai dikelola tahun depan. Salah satu yang disiapkan adalah soal besarnya iuran yang bakal dikenakan.

Evlyn G. Masassya, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan bilang dalam draft yang mereka siapkan, besaran iuran  jaminan pensiun bakal sebesar 8%.

Lebih lanjut dia mengatakan besaran iuran program ini tidak akan menganggu industri dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) swasta. Pasalnya manfaat yang mereka tawarkan berupa manfaat jaminan pensiun dasar. "Sehingga DPLK masih ada peluang pasar," katanya, Kamis (17/4).

‪Nantinya, peserta program jaminan pensiun di atas 15 tahun akan menerima manfaat bulanan. Sedangkan peserta program jaminan pensiun di bawah 15 tahun hanya menerima lansum saja. 

Di sisi lain, menurut Evlyn BPJS Ketenagakerjaan juga sedang mengajukan usulan mengembangkan manfaat tambahaan yaitu pinjaman uang muka perumahaan dan uang pokoknya dapat diintegrasikan ke dalam program jaminan hari tua. "Draftnya sudah disetujui, tinggal bagaimana mekanismenya,"ujar dia.

Salah satu yang dipertimbangkan adalah pinjaman uang muka atau pokoknya disesuaikan dengan saldo yang dimiliki peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×