kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

BPK akan audit kinerja Asabri hingga tahun anggaran 2019


Selasa, 21 Januari 2020 / 21:04 WIB
BPK akan audit kinerja Asabri hingga tahun anggaran 2019
ILUSTRASI. Kantor dan pelayanan PT ASABRI (Persero) di Jakarta. KONTAN/Muradi/2018/12/19

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) akan melakukan audit investigasi terhadap kinerja PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) secara menyeluruh. Lembaga ini membatasi proses audit tersebut hingga tahun Anggaran 2019.

“Audit investigasi tidak sampai tahun 2020. Tetapi sampai tahun 2019 saja,” kata Anggota II BPK Pius Lustrilanang kepada Kontan.co.id, Selasa (21/1).

Baca Juga: PPATK diminta menelusuri aliran dana terkait dugaan korupsi Asabri

Tujuan audit tersebut adalah untuk menghitung jumlah kerugian negara akibat kesalahan pengelolaan dana di Asabri. Serta bertujuan untuk menemukan kecurangan yang nanti akan digunakan serta ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

Sayangnya ia tidak mengonfirmasi kabar bahwa BPK telah memeriksa Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja beberapa waktu lalu. Pihaknya hanya menegaskan, BPK bakal mencari data dan informasi kepada semua pihak serta instansi yang terkait dengan Asabri.

Sebelumnya, BPK menemukan potensi kerugian perusahaan sebesar Rp 16,7 triliun. Perhitungan kerugian tersebut berasal dari kesalahan penempatan investasi Asabri pada dua instrumen investasi yakni saham dan reksadana.

Jika dirinci kerugian investasi reksadana sekitar Rp 6,7 triliun, sedangkan saham Rp 9,7 triliun. Diperkirakan potensi kerugian berpeluang bertambah berdasarkan perkembangan audit investigatif.

Asal tahu saja, lembaga ini telah melakukan pemeriksaan kinerja Asabri dari penyaluran pembayaran pensiun dan pengelolaan investasi pada tahun anggaran 2015 dan 2016. 


Tag


TERBARU

Close [X]
×