kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BRI bidik laba Rp 13,77 triliun


Kamis, 31 Maret 2011 / 15:56 WIB
BRI bidik laba Rp 13,77 triliun
ILUSTRASI. Pabrik pengolahan kelapa sawit PT Cisadane Sawit Raya Tbk


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mematok pencapaian laba bersih Rp 13,77 triliun pada 2011, tumbuh 15%-20% dari 2010 Rp 11,47 triliun. Pencapaian itu akan didukung dengan ekspansi kredit, tumbuh 20%-25% menjadi Rp 51,8 triliun.

Direktur Utama BRI Sofyan Basir optimis penyaluran kredit akan terus meningkat. Terlebih lagi, pemerintah menghitung pertumbuhan ekonomi tahun ini akan mencapai 6,4%. Teorinya, setiap 1% pertumbuhan ekonomi, akan didukung peningkatan kredit sekitar 4%-5%. Artinya, secara keseluruhan kredit bisa tumbuh hingga 30% lebih.

Untuk mendukung pertumbuhan kredit itu, BRI tidak akan menambah modal. Alasannya, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) BRI masih tinggi, 13,76%. Itu masih jauh dari ketentuan batas minimal 8%. "Dengan ekspansi itu, paling-paling CAR hanya hanya berkurang menjadi sekitar 13,2%-13,5% saja," terang Sofyan, Selasa (31/3).

Informasi saja, sepanjang 2010, outstanding kredit BRI mencapai 246,964 triliun tumbuh 20,16% dari tahun 2009. Sebagian besar, penyaluran kredit tersalur untuk sektor ritel mencapai 45,58%, kredit mikro 30,61%, kredit korporasi 18,16% dan kredit menengah 5,65%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×